Bulog Siapkan Skema Pengadaan Komersial di 2018
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta: Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) belum banyak berspekulasi terkait perluasan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan sosial rastra 2018. Nantinya beras rastra akan bisa didapatkan melalui e-warong (elektronik warung gotong royong) dengan satu kartu, tidak harus melalui Bulog lagi.

"Saya untuk bantuan sosial dan bantuan belum bisa komentar," ujar Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Febriyanto, ditemui di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Desember 2017.

Biasanya selama ini beras rastra disalurkan langsung melalui Perum Bulog. Namun dengan adanya perubahan program BNPT, Febri mengaku masih menunggu skema terbaru dari keputusan rapat koordinasi di tingkat menteri.


"Itu baru akan diputuskan nanti Jumat di rapat koordinasi terbatas (rakortas). Masih didiskusikan lagi dengan Menteri sosial dan Menko PMK sama Menko Perekonomian. Kepastiannya kan kita masih menunggu keputusan teknis dari menteri terkait," katanya.

Febriyanto mengaku pihaknya siap jika harus menggunakan skema baru dalam menyalurkan beras restra. "Apakah bentuknya bantuan sosial, BPMT, apa rastra. Apapun kami siap," ucapnya.

Di sisi lain, ia mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan skema pengadaan beras untuk komersial pada 2018 jika nantinya hasil rakortas berkata lain. Nantinya dengan skema tersebut pihaknya tidak dibatasi berapa pun jumlah penyaluran asalkan memiliki kapasitas yang sesuai.

"Kan kita mainnya di pasar bebas. Kita tidak terbatas paling yang membatasi kita Harga Eceran Tertinggi (HET). Jadi sepanjang masih ada margin kita mainnya di komersial," pungkasnya.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360