Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

Sebelum IPO, BNI Syariah Kejar BUKU III

Ekonomi bni syariah
Annisa ayu artanti • 12 Juli 2019 19:07
Jakarta: PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menyatakan aksi penawaran saham perdana ke publik (initial public offering) PT Bank BNI Syariah tetap dalam rencana perusahaan.
 
Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo mengatakan aksi korporasi tersebut masih dalam rencana perseroan. Namun sebelum IPO, BNI Syariah memiliki target untuk mencapai BUKU III.
 
"BNI Syariah kan kita mengejar buku III dulu. Tetap dalam rencana," kata Anggoro saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, Anggoro tidak menyebutkan pasti kapan anak usahanya tersebut akan go public. Ia menegaskan setelah berganti status menjadi bank BUKU III maka BNI Syariah segera IPO.
 
"Ya kita kan target IPO, BUKU III, kita usahakan tahun ini bisa jadi BUKU III. Bisa akhir tahun bisa awal tahun. Kita kejar buku III," ujar dia.
 
Di tempat yang sama, Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo juga mengatakan prioritas perusahaan adalah menjadi bank BUKU III tahun ini. Apalagi perusahaan juga yakin mendapatkan suntikan modal inti dari induk.
 
"Potensi BUKU III nya sangat besar sekali tahun ini. Kita kan sumbernya banyak dari keuntungan, dari harga inbreng, dari kantor pusat," jelas Abdullah.
 
Saat ini modal inti BNI Syariah sudah mencapai Rp4,2 triliun. Artinya perseroan sekitar Rp800 miliar untuk memenuhi syarat sebagai bank BUKU III.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif