Direktur Utama BRI Sunarso menghadiri UMKM Export BRILian Preneur 2019 di JCC Senayan, pada Jumat, 20 Desember (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Direktur Utama BRI Sunarso menghadiri UMKM Export BRILian Preneur 2019 di JCC Senayan, pada Jumat, 20 Desember (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Peran UMKM bagi Perekonomian Nasional

Ekonomi bri
Gervin Nathaniel Purba • 21 Desember 2019 16:29
Jakarta: Kontribusi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian nasional tak bisa dipandang sebelah mata. Lebih dari 90 persen tenaga kerja Indonesia bekerja pada sektor UMKM.
 
Data Kementerian Koperasi dan UMKM menunjukkan kontribusi UMKM pada PDB 2017 mencapai 60,34 persen. Sementara, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pekerja pada sektor UMKM sebanyak 116 juta orang. Kontribusi ini masih dapat ditingkatkan.
 
UMKM terbukti tahan banting menghadapi krisis seperti yang pernah terjadi pada 2012 dan pelambatan pertumbuhan yang terjadi pada 2015. UMKM berhasil menjadi payung bagi Indonesia dalam menghadapi badai ekonomi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun besarnya peran UMKM bagi perekonomian Indonesia tersebut tidak sejalan dengan kisah sukses UMKM. Sangat sulit bagi UMKM di Indonesia untuk naik kelas dan dapat bersaing pada level yang lebih tinggi.
 
Sebagai penggerak motor perekonomian nasional, UMKM di Indonesia ternyata sulit berkembang. Terbatasnya akses pembiayaan dan pemasaran, serta tidak terintegrasinya rantai pasok ke sektor industri menyebabkan UMKM tidak kunjung naik kelas.
 
Tidak hanya itu, puluhan juta UMKM di dalam negeri rupanya baru menyumbang kurang dari seperlima dari total nilai ekspor. Padahal di negara-negara maju, UMKM mampu diandalkan sebagai penopang kegiatan ekspor.
 
Peran UMKM bagi Perekonomian Nasional
Direktur Utama BRI Sunarso mengisi program acara Metro TV (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
 
Mendorong UMKM untuk naik kelas adalah langkah konkret dalam membangun perekonomian. Salah satunya melalui upaya pembiayaan yang suportif terhadap UMKM dan perluasan pasar ekspor.
 
Sebagai penopang perekonomian sudah seharusnya UMKM diberdayakan agar pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas dan diharapakan menjadi solusi bagi kesenjangan ekonomi. Dalam menjawab tantangan tersebut Bank BRI selangkah di depan dalam memberikan perhatian kepada UMKM agar lebih maju.
 
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan pihaknya bakal terus mendorong produk UMKM agar berdaya saing di tingkat nasional maupun global. Bentuk dukungan diberikan dengan memberikan kemudahan akses pembiayaan.
 
"Langkah pertama, kredit UMKM Rp701 triliun atau 78 persen dari total kredit Rp903 triliun. Kedua, pada 2019, nasabah UMKM naik kelas sebanyak 1,2 juta nasabah. Bila diakumulasi sejak 2017, total nasabah yang sudah naik kelas sebanyak 5,5 juta nasabah," ujar Sunarso, di JCC Senayan, Jakarta, Jumat, 20 Desember 2019.
 
Peran UMKM bagi Perekonomian Nasional
Ragam produk dipamerkan pada ajangUMKM Export BRILian Preneur 2019(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
 
Dalam upaya memperluas pasar, BRI menggelar UMKM Export BRILian Preneur 2019. Pameran yang berlangsung hingga 22 Desember itu menampilkan hasil produk dari 154 UMKM binaan Bank BRI dan Rumah Kreatif BUMN (RKB).
 
"Event ini merupakan upaya mempertemukan pelaku UMKM dengan pembeli dari luar negeri. Tujuannya untuk mendorong UMKM untuk tidak hanya naik kelas, tapi bisa menembus pasar ekspor," kata Sunarso.
 
UMKM Export BRILian Preneur 2019 dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo di JCC Senayan, pada Jumat, 20 Desember. Selain membuka pasar ekspor, para UMKM dapat mengikuti layanan konsultasi seputar bisnis, branding, packaging, perizinan ekspor, hingga perizinan sertifikasi halal.
 
Peran UMKM bagi Perekonomian Nasional
Pengunjung mengamati produk pada ajangUMKM Export BRILian Preneur 2019(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
 
Dalam acara tersebut Bank BRI juga mengadakan sesi khusus untuk mendorong pengembangan industri halal di Indonesia melalui program-program pendampingan, termasuk memberikan informasi seputar pengurusan sertifikasi halal kepada UMKM binaan Bank BRI maupun Bank BRI Syariah.
 
Ada juga business matching. Kegiatan ini mempertemukan antara calon pembeli dengan pelaku UMKM. "Tadi ada delapang ruangan. Mereka bikin janji, kami fasilitasi kira-kira mau produk apa dan UMKM menyediakan apa," tutur Sunarso.
 
Peran UMKM bagi Perekonomian Nasional
Ragam produk dipamerkan pada ajangUMKM Export BRILian Preneur 2019(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
 
Sunarso menjelaskan pasar ekspor untuk UMKM menjadi target yang disasar. Saat ini sudah ada 154 pelaku UMKM binaan BRI yang telah melakukan ekspansi penjualan produk ke mancanegara.
 
Peran UMKM bagi Perekonomian Nasional
(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
 
Langkah BRI dalam membantu UMKM berkembang tidak hanya itu saja. BRI juga memberikan bantuan pemberdayaan dengan membangun rumah kreatif. Langkah tersebut sebagai inkubator agar UMKM bisa naik kelas yang diikuti 366 ribu peserta.
 
"Tujuannya agar UMKM tidak hanya naik kelas, tapi juga mampu bersaing di pasar global. Sebanyak 1,55 juta nasabah BRI ikut dalam kegiatan selama tiga hari yakni coaching clinic, branding, packaging, agar bisa berorientasi ekspor dan mendapatkan lisensi produk halal, dan lain-lain," kata Sunarso.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif