BI Optimistis Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 3%
Bank Indonesia (BI). MI/Usman Iskandar.
Jakarta: Bank Indonesia (BI) masih optimistis defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) di bawah tiga persen terhadap produk domestik bruto (PDB) hingga akhir 2018. Meski pada kuartal III-2018, defisit transaksi berjalan disebut lebih lebar ketimbang kuartal sebelumnya.

"Walaupun di kuartal III-2018 itu CAD-nya di atas kuartal II-2018, tapi untuk keseluruhan 2018 BI melihat bahwa CAD masih sedikit di bawah tiga persen dari PDB," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara dalam konferensi pers di kompleks perkantoran BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Oktober 2018.

Mirza belum menjelaskan detail posisi defisit transaksi berjalan pada kuartal III-2018. Yang pasti, posisi CAD di kuartal III-2018 lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal II-2018.

"Itu (posisi CAD kuartal III-2018) diumumkan minggu pertama November nanti," tuturnya.

Namun demikian, Bank Sentral yakin posisi defisit transaksi berjalan pada kuartal IV-2018 akan berada di bawah posisi kuartal III-2018. Sebab di sisa tahun, kebijakan moneter yang dilakukan otoritas akan menjaga ketahanan neraca pembayaran atau balance of payment.

"Jadi kita pikir di kuartal IV-2018 CAD akan sedikit lebih rendah dari kuartal III-2018 yang sedikit lebih tinggi dari kuartal II-2018," ungkap Mirza.

Pada kuartal II-2018, posisi CAD mencapai 3,0 persen dari PDB atau senilai USD8 miliar. Posisi CAD tersebut lebih tinggi ketimbang kuartal I-2018 sebesar 2,2 persen dari PDB atau senilai USD5,5 miliar. Sementara pada semester I-2018, defisit transaksi berjalan berada pada posisi 2,6 persen dari PDB.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id