Illustrasi. Dok : AFP.
Illustrasi. Dok : AFP.

Menhub Bakal Survei Tarif Ojek Online Versi Masyarakat

Ekonomi menhub transportasi berbasis aplikasi
Eko Nordiansyah • 02 Mei 2019 20:11
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan membuat survei bagi masyarakat terkait tarif baru ojek online. Pasalnya tarif ojek online yang mengalami kenaikan sejak 1 Mei lalu, dianggap memberatkan masyarakat.
 
Dirinya menyebutkan aturan yang baru ini akan dievaluasi setelah diterapkan selama satu pekan sejak ditetapkan. Hal ini diharapkan bisa mengakomodir keinginan masyarakat sehingga tarif ojek online yang baru tidak membebani.
 
"Nanti saya juga akan adakan semacam survei, seperti quick count begitu, faktanya masyarakat maunya berapa, satu minggu lagi," kata dia ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 2 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan penetapan tarif baru melibatkan seluruh pihak termasuk konsumen, pengendara, serta operator. Meski begitu, Budi merasa lebih banyak keinginan pengendara yang diakomodir oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
 
"Semuanya ada. Ini hasil dari perjumpaan kepentingan. Dengan dasar itu kita tetapkan. Walaupun dari awal saya merasa ini ditetapkan lebih banyak permintaan pengendara," jelas dia.
 
Sebelumnya, melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 ini mengatur tarif ojek online. Tarif ditentukan berdasarkan tiga zona. Zona pertama adalah Sumatera, Jawa, dan Bali.
 
Zona kedua Jabodetabek, dan zona ketiga mencakup Kalimantan dan Sulawesi. Jabodetabek dipisahkan dari Sumatera dan Jawa atau zona satu karena ojek daring sudah menjadi kebutuhan primer bagi warga di daerah tersebut.
 
Untuk zona I, biaya jasa minimal berkisar antara Rp7.000-Rp10.000, dengan biaya jasa batas bawah sebesar Rp1.850 dan biaya jasa batas atas Rp2.300. Untuk zona II, atau Jabodetabek, biaya jasa minimal sebesar Rp8.000-Rp10.000, dengan biaya jasa batas bawah sebesar Rp2.000 dan biaya jasa batas atas sebesar Rp2.500.
 
Sedangkan untuk zona III, biaya jasa minimal adalah Rp7.000-Rp10.000. Biaya jasa batas bawah sebesar Rp2.100 dan biaya jasa batas atas sebesar Rp2.600. Semua tarif yang ditentukan belum ditambah biaya dari aplikator sebesar 20 persen.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif