Airbus 320-200CEO (A320) (FOTO: Batik Air)
Airbus 320-200CEO (A320) (FOTO: Batik Air)

Lion Air Group Datangkan Airbus 320-200CEO

Ekonomi lion air batik air
Annisa ayu artanti • 30 April 2019 07:42
Jakarta: Batik Air, member of Lion Air Group, resmi mendatangkan satu pesawat baru tipe Airbus 320-200CEO (A320) yang langsung dikirim dari pabrikan Airbus di Toulouse, Prancis. Armada tersebut memilliki registrasi PK-LZJ, merupakan pesawat ke-43 dari total pesanan keluarga A320 yaitu 234 unit.
 
Chief Executive Officer (CEO) Batik Air Capt Achmad Luthfie mengatakan pesawat PK-LZJ melengkapi kekuatan dari armada yang saat ini dioperasikan Batik Air. Batik Air saat ini memiliki 42 Airbus 320-200CEO, enam Boeing 737-900ER, dan delapan Boeing 737-800NG.
 
Melalui pesawat baru, Batik Air akan mengembangkan konsep full-service seiring memperkuat jaringan domestik dan internasional.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mendatangkan pesawat baru adalah langkah strategis perusahaan dalam peremajaan armada serta bagian wujud atas keseriusan Batik Air untuk menyediakan layanan perjalanan terbaik," kata Luthfie, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 30 April 2019.
 
Dia menjelaskan, Airbus 320 Batik Air memiliki konfigurasi lorong tunggal dengan tata letak dua kelas yaitu ekonomi (3-3) dan bisnis (2-2). Pesawat ini telah dibekali teknologi modern dan fitur-fitur yang memberikan kenyamanan setiap tamu ketika berada di kabin.
 
Rencananya, A320 PK-LZJ difungsikan untuk meningkatkan kapasitas angkut penumpang dan barang, memperkuat layanan rute yang sudah ada serta pengembangan jaringan perusahaan seperti pembukaan rute baru.
 
"Selain itu kami menilai, pesawat baru mampu menambah tingkat kepercayaan dan loyalitas dari para tamu kepada Batik Air. Hadirnya pesawat baru, memberikan optimis terhadap tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance/ OTP) per hari. Saat ini, Batik Air mencatatkan rata-rata OTP 92,63 persen," jelas dia.
 
Dengan penambahan armada baru, Luthfie menambahkan, Batik Air dapat menyesuaikan ukuran pesawat sesuai permintaan pasar dan tren perjalanan udara, yang didasarkan pada jarak rute, frekuensi terbang per hari, operasional bandar udara dan lainnya.
 
Untuk pengaturan operasional, Batik Air saat ini memiliki utilisasi berkisar 8-9 jam per hari dua pesawat menjalani perawatan (schedule maintenance) serta satu pesawat sebagai cadangan (stand by).
 
Hingga kini Batik Air melayani lebih dari 45 destinasi domestik dan internasional ke Singapura, Chennai, India, Perth, Australia serta Guilin dan Kunming di Tiongkok, frekuensi penerbangan mencapai lebih dari 350 per hari.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif