NEWSTICKER
ilustrasi - - Foto: dok Setkab
ilustrasi - - Foto: dok Setkab

Kemendag Poles Pengetahuan Teknis Eksportir Indonesia

Ekonomi ekspor kementerian perdagangan
Ilham wibowo • 21 Februari 2020 15:33
Batam: Kementerian Perdagangan menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi eksportir dan Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) di Batam, Kepulauan Riau. Kegiatan ini merupakan persiapan implementasi sertifikasi mandiri pada sistem REX GSP EU yang akan dilaksanakan per 1 Juli 2020.
 
Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Johni Martha mengatakan pemahaman mengenai sistem eksportir teregistrasi dalam skema tarif preferensial umum Uni Eropa (Registered Exporter Generalized System of Preferences-European Union/REX GSP EU) perlu terus ditingkatkan.
 
"Melalui bimtek ini diharapkan para peserta khususnya eksportir dapat memahami mekanisme kerja sistem REX GSP EU, terutama untuk mendorong ekspor Indonesia ke Uni Eropa,” katanya melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 21 Februari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada 2019, total perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa tercatat sebesar USD26,9 miliar dan surplus bagi Indonesia sebesar sebesar USD2 miliar. Johni menjelaskan IPSKA Pulau Sumatera mencatat ada 341 eksportir pengguna SKA Form A tujuan Uni Eropa dengan nilai ekspor mencapai USD4,9 miliar.
 
Johni menambahkan pemberlakukan sertifikasi mandiri REX GSP EU bertujuan mempermudah ekspor Indonesia dalam skema GSP ke Uni Eropa. Dengan sertifikasi mandiri, eksportir Indonesia dapat melakukan Deklarasi Asal Barang (Origin Declaration) dengan mudah melalui sistem penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) secara elektronik.
 
“Mekanisme sertifikasi mandiri melalui REX GSP EU merupakan simplifikasi alur ekspor yang sejalan dengan program prioritas Presiden Joko Widodo, yaitu penyederhanaan peraturan dan birokrasi dalam mendukung serta mendorong perdagangan dan investasi Indonesia. Simplifikasi ini diharapkan dapat mendukung tercapainya peningkatan ekspor Indonesia,” ujar Johni.
 
Sejalan dengan kebijakan ini, Kementerian Perdagangan telah menerbitkan Permendag No.111/2018 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pembuatan Deklarasi Asal Barang untuk Barang Ekspor Asal Indonesia yang menjadi payung hukum dalam implementasi sertifikasi mandiri melalui Sistem REX GSP EU. Permendag tersebut mengatur ketentuan dan persyaratan yang perlu diketahui para pejabat IPSKA dan pelaku usaha.
 
Selain itu, bimtek ini menghadirkan juga narasumber dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam dan Kasubdit Direktorat Fasilitasi Ekspor dan Impor Kementerian Perdagangan.
 
Berbagai materi yang diberikan kepada peserta, antara lain gambaran umum mengenai skema GSP dan sistem REX, tata laksana kepabeanan ekspor, aturan mengenai Deklarasi Asal Barang GSP EU dan prosedur sistem REX, serta Deklarasi Asal Barang di Indonesia.

 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif