Menteri BUMN Rini Soemarno berada di salah satu distributor semen di Wamena (Foto: MTVN/Annisa Ayu Artanti)
Menteri BUMN Rini Soemarno berada di salah satu distributor semen di Wamena (Foto: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Setelah di Puncak Jaya

Warga Wamena Bersiap Menikmati Semen Murah

Ekonomi semen industri semen
Annisa ayu artanti • 23 Agustus 2017 09:46
medcom.id, Jayawijaya: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta harga semen di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, untuk end user dibanderol dengan harga Rp370 ribu per sak. Harga tersebut lebih murah dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp580 ribu per sak di end user.
 
Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, penyebab mahalnya harga semen di Kabupaten Jayawijaya adalah karena ongkos angkut dari Jayapura yang mahal. Tetapi melalui sinergi antar BUMN semen di Jayawijaya akan diturunkan. Hal ini diharapkan memberi efek positif bagi masyarakat setempat.
 
"Kalau di sini (Jayawijaya) sudah Rp500 ribu Pak Bupati. Tetapi ternyata saya tanya lagi kepada teman-teman kalau dulu mengambilnya dari Jayapura, sehingga ongkosnya lebih mahal. Jadi sekarang Semen Tonasa berjanji kalau di Wamena bisa dijual dengan harga Rp370 ribu pak," jelas Rini, di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu 23 Agustus 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Warga Wamena Bersiap Menikmati Semen Murah
Suasana penandatanganan semen turun harga di Wamena, Jayapura (Foto: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

 
Harga Rp370 ribu per sak adalah harga di end user. Sementara harga untuk distributor dibanderol dengan harga Rp350 ribu per sak. Harga tersebut, kata Rini, bisa lebih murah lagi jika penyerapan semen di Jayawijaya besar.
 
"Kalau bisa semakin besar volumenya jadi bisa turun lagi dari Rp370 ribu," ucap Rini.
 
Sementara itu, Direktur Utama PT Perusahan Perdagangan Indonesia (PPI) Agus Andiyani, mengatakan PPI sebagai off taker semen di Papua akan membuat skema pelaksanaan program semen turun harga.
 
"Kita akan buat skema pelaksanaan. Akan segera dilaksanakan," tegas Agus.
 
 
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif