Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Kemenko Perekonomian)

Darmin: Penurunan Tarif Tiket Pesawat Hasil Kesepakatan

Ekonomi bisnis maskapai pesawat penerbangan Tarif Tiket Pesawat
Husen Miftahudin • 18 Juli 2019 07:46
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution membantah anggapan Ombudsman RI yang menyebutkan dirinya terlalu jauh mencampuri urusan pengaturan tiket pesawat. Pasalnya penurunan tarif tiket pesawat merupakan kesepakatan semua pihak.
 
"Itu adalah kesepakatan, maskapai mintanya begitu. Jadi jangan ujug-ujug mengira kita tukangin, karena itu hasil kesepakatan," tegas Darmin, di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Rabu malam, 17 Juli 2019.
 
Pengaturan tarif tiket pesawat di Kemenko Perekonomian juga atas permintaan para petinggi maskapai. Penurunan tarif tiket, sebut Darmin, diminta maskapai untuk tidak setiap hari diberlakukan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi ada batasan waktu, jam segini sampai jam segini. Dan harinya ini dan ini," tuturnya.
 
Kesepakatan itu pun bukan hanya dengan para maskapai, melainkan ada andil kementerian lain yang ikut memutuskan. "Yang penting itu adalah hasil kesepakatan. Itu bukan tukang-tukangan kita, itu dihadiri Menhub, Kementerian BUMN, pimpinan Garuda, dan pimpinan Lion," tukas Darmin.
 
Sebelumnya, Ombudsman menilai Menko Perekonomian Darmin Nasution terlalu jauh mencampuri urusan pengaturan tiket pesawat. "Menko ini sudah bertindak terlalu jauh, melampaui kewenangannya dan juga mengatur ranah korporasi," kata Anggota Ombudsman Alvin Lie.
 
Menurut Alvin, kewenangan pemerintah seharusnya hanya membangun koridor-koridor aturan yang mengatur penjualan tiket pesawat, seperti tarif batas atas dan bawah. Kalau tidak melanggar koridor aturan, mestinya pelaku usaha diberikan keleluasaan dalam menjalankan bisnisnya.
 
"Tetapi Menko malah mengatur sampai harinya, jam penerbangan dan rutenya diatur, jumlah kursinya diatur langsung, bahkan diskon 50 persen ikut diatur. Ini terlalu jauh," ucap dia.
 
Tarif batas atas tiket pesawat turun antara 12 sampai 16 persen. Penurunan ini diatur dalam Keputusan Penurunan Tarif Batas Atas dan berlaku efektif sejak ditandatanganinya Peraturan Menteri Perhubungan.
 
Penurunan sebesar 12 persen ini akan dilakukan pada rute-rute gemuk seperti rute-rute di daerah Jawa. Sedangkan penurunan lainnya dilakukan pada rute-rute seperti rute penerbangan ke Jayapura.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif