Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: dok Kemenperin.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: dok Kemenperin.

Lima Aspek Penting Meningkatkan Daya Saing IKM

Ekonomi industri kecil menengah kementerian perindustrian
Ilham wibowo • 12 Desember 2019 10:06
Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan ada lima aspek penting yang perlu dilakukan dalam upaya membentuk sektor Industri Kecil Menengah (IKM) lebih berdaya saing. Kelimanya yakni pemanfaatan era digital, kreativitas, produk dan SDM yang berkualitas, promosi dan pemasaran, serta kemitraan.
 
"Aspek pemanfaatan era digital, diharapkan dapat menumbuhkan startup dengan produk berbasis industri 4.0, yang juga bisa menjembatani antara inovasi dengan kebutuhan industri serta memunculkan success story startup sebagai techno provider industri," kata Agus melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 12 Desember 2019.
 
Aspek berikutnya adalah kreativitas yang perlu dilakukan untuk memberikan ruang kreatif yang lebih luas kepada generasi muda. Dalam hal ini, Kemenperin memberikan penghargaan Lomba Desain Indonesia Footwear Creative Competition.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami ingin mengenalkan industri alas kaki pada generasi muda, agar industri kreatif di sektor ini dapat semakin berkembang," tuturnya.
 
Aspek ketiga yakni produk dan SDM yang berkualitas dengan memberikan fasilitasi untuk pengembangan produk misalnya melalui fasilitasi sertifikasi untuk berbagai komoditi. Selain itu, telah hadir pula program restrukturisasi mesin dan fasilitas sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga SNI.
 
"Selain itu, kami juga memberikan fasilitasi untuk pengembangan SDM, di antaranya untuk Sertifikasi kompetensi kerja barista, pakaian jadi, teknis reparasi AC dan finishing mebel kayu," sebutnya.
 
Aspek penting lainnya yakni promosi dan pemasaran dengan memfasilitasi pelaku IKM nasional untuk mengikuti pameran sebagai bentuk promosi dan meningkatkan pangsa pasar.
 
Kemudian tak kalah penting dalam pengembangan IKM yakni kemitraan. Dalam menghadapi kondisi persaingan yang semakin kompetitif, menurut Agus, kerja sama dalam bentuk kemitraan usaha merupakan suatu strategi tepat untuk dapat mengembangkan perusahaan.
 
"Oleh karena itu, kami mengapresiasi adanya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dalam rangka Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Industri dan Pemberdayaan Produk Lokal," imbuhnya.
 
Kerja sama tersebut telah dilakukan Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI), yang merupakan unit kerja di bawah Ditjen IKMA, dengan menggandeng PT Panatrade Caraka selaku produsen sepatu lokal terkemuka.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif