Ketua Umum Organisasi Angkutan Darat (Organda) Eka Sari Lorena. MI/Adam Dwi
Ketua Umum Organisasi Angkutan Darat (Organda) Eka Sari Lorena. MI/Adam Dwi

Angkutan Umum Minta Subsidi

Wibowo • 18 November 2014 15:37
medcom.id, Jakarta: Ketua Umum Organisasi Angkutan Darat (Organda) Eka Sari Lorena menyatakan, pemerintah belum berpihak kepada angkutan umum. Pernyataan itu dilontarkan setelah pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh Presiden Joko Widodo, Senin malam (17/11/2014).
 
Angkutan umum, menurut Eka, hanya mengkonsumsi sekitar 7 persen BBM bersubsidi dari total penyaluran. Sedangkan sisanya dinikmati kendaraan pribadi.
 
Pemerintah memberikan insentif bagi kendaraan pribadi, seperti rendahnya suku bunga maupun bebas pajak untuk mobil murah. "Tidak ada keberpihakan kepada angkutan umum yang katanya memang mau dikedepankan seperti negara lain agar dapat mengurai kemacetan dan menekan biaya transportasi," ucapnya kepada Media Indonesia, Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Dia menambahkan, biaya logistik di Indonesia sangat tinggi, dimana 30 persennya dikontribusikan oleh BBM. Eka menilai, dengan kebijakan tersebut pemerintah berarti tidak mengedepankan platform mobilitas orang dan barang melalui transportasi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WID)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan