Suasana raker OJK di DPR. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin.
Suasana raker OJK di DPR. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin.

OJK Minta Anggaran Rp6,06 Triliun untuk 2020

Ekonomi ojk anggaran
Husen Miftahudin • 18 November 2019 13:23
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajukan anggaran untuk tahun depan sebanyak Rp6,06 triliun. Pengajuan anggaran OJK untuk 2020 itu naik 9,64 persen dari Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2019 yang telah melalui penyesuaian sebesar Rp5,53 triliun.
 
"Struktur kegiatan administratif menjadi yang paling besar," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam rapat kerja antara Komisi XI DPR dengan OJK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 18 November 2019.
 
Dalam postur anggaran OJK tersebut, terdapat empat rencana kegiatan. Pertama, kegiatan operasional dengan rencana porsi anggaran sebesar Rp1,28 triliun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, kegiatan administratif sebesar Rp4,37 triliun. Dalam hal ini OJK merencanakan kegiatan untuk mendukung pelaksanaan operasional seperti perkantoran, remunerasi, pendidikan dan pelatihan pegawai, hingga pengembangan organisasi dan sumber daya manusia (SDM).
 
Ketiga, kegiatan pengadaan aset dengan rencana postur anggaran sebanyak Rp400,42 miliar. Uang itu digunakan untuk pembelian atau pengadaan aset lancar dan non lancar milik OJK.
 
Keempat, kegiatan pendukung lainnya dengan rencana anggaran sebesar Rp35,09 miliar untuk mendukung pelaksanaan tugas, fungsi, dan wewenang OJK. "Kami meminta masukan dan berharap agar RKAT ini bisa disetujui," harap Wimboh.
 
Anggaran OJK 2020 berasal dari pungutan industri keuangan yang dilakukan OJK selama 2019. Jika ada kelebihan dana dari pungutan itu akan diberikan kepada negara.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif