Ilustrasi. (Foto: MI/Ramdani)
Ilustrasi. (Foto: MI/Ramdani)

Go-Food Digandrungi Milenial

Ekonomi gojek ojek online
Husen Miftahudin • 12 Juli 2019 18:51
Jakarta: Go-Food menjadi layanan pesan antar makanan berbasis aplikasi (online) paling banyak digunakan dan direkomendasikan milenial. Bukan sebagai pelopor, bagian dari ekosistem Go-Jek itu dipilih kaum muda karena kemudahan dan menu beragam.
 
Berdasarkan hasil riset dari Alvara Research Center dari aspek Top of Mind Go-Food di mata milenial sebesar 70,1 persen. Sedangkan GrabFood sebesar 29,9 persen.
 
Penilaian serupa juga diterima Go-Food pada aspek Future Intention untuk mengetahui layanan apa yang ingin digunakan konsumen milenial di masa mendatang. Alvara menyebut 70,5 persen memilih Go-Food, sedangkan GrabFood 39,0 persen
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ketika ditanya tentang Go-Food, kaum milenial 100 persen mengetahuinya. GrabFood skornya 91,9 persen. Top of mind, ketika ditanya spontan tentang layanan pesan antar makanan online, Go-Food lebih tinggi dua kali lipat dibandingkan GrabFood," ungkap CEO dan Founder Alvara Research, Hassanudin Ali, dalam keterangannya, Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019.
 
Hasil riset tersebut menunjukkan Go-Food menjadi pemimpin layanan pesan antar makanan online dengan tingkat penggunaan oleh kaum milenial sebesar 71,7 persen. Sedangkan GrabFood 39,9 persen.
 
Dominannya GO-Food pada aplikasi pesan antar makanan digital tidak terlepas dari daya jangkau dan popularitas di banyak kota di Indonesia. "Go-Food dikenal oleh 100 persen responden di seluruh wilayah survei. GrabFood hanya dikenal 100 persen oleh responden di Jakarta," papar Hasan.
 
Konsumen milenial juga menilai Go-Food identik dengan layanan cepat, mudah, dan banyak pilihan menu. Sementara itu, GrabFood banyak promo, layanan cepat, dan murah.
 
"Kemunculan Go-Food ini telah menumbuhkan banyak wirausahawan kuliner di banyak kota di Indonesia. Salah satu manfaat e-commerce hadir adalah tumbuh UKM-UKM baru yang sebelumnya enggak ada," tuturnya.
 
Riset Alvara Research Center dengan judul 'Perilaku dan Preferensi Konsumen Milenial Indonesia terhadap Aplikasi e-Commerce 2019' dilakukan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bali, Padang, Yogyakarta, dan Manado.
 
Penelitian dilakukan secara tatap muka dengan metode cluster random sampling terhadap 1.204 responden. Riset meliputi tahap pengambilan data lapangan, analisa data dan penulisan laporan dengan margin of error penelitian 2,89 persen.
 

(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif