Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan (SDGs) membutuhkan dana mencapai Rp6.000 triliun. Foto: MI/Panca Syurkani
Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan (SDGs) membutuhkan dana mencapai Rp6.000 triliun. Foto: MI/Panca Syurkani

Tak Ada Pembangunan Infrastruktur Dasar Baru di 100 Hari Jokowi

Ekonomi Kabinet Jokowi-Maruf 100 Hari Jokowi-Maruf
Desi Angriani • 24 Januari 2020 19:41
Jakarta: Pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas pemerintahan Joko Widodo. Namun, tak ada pembangunan infrastruktur dasar baru pada 100 hari pertama Jokowi di periode kedua.
 
Berbagai proyek pembangunan yang dikebut saat ini merupakan proyek yang belum rampung di periode sebelumnya. Antara lain pembangunan tol, jalur kereta api, bandara serta infrastruktur pelayanan dasar lainnya berupa akses air tanah, air bersih, waduk, dan bendungan.
 
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pemerintah sejak 2015 sampai 2019 telah menyelesaikan 29 proyek bendungan dari target 47 bendungan. Sisanya mulai dikebut setelah pelantikan Presiden pada Oktober tahun lalu hingga awal 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tercatat, lima bendungan tuntas dalam rentang tiga bulan tersebut antara lain bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, bendung Kamijoro di Kulonprogo, Jawa Tengah, bendungan Way Sekampung dan bendungan Margatiga di di Lampung, bendungan Sindangheula di Banten, Jawa Barat.
 
Sementara itu, tidak terdapat proyek pembangunan embung dalam masa 100 hari kerja Jokowi. Pasalnya, pembangunan embung pada 2015-2019 mencapai 1.212 atau melampaui target sebanyak 1.088 embung.
 
Untuk prasarana dan sarana air baku, pemerintah berhasil meningkatkan akses air minum layak, melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), dengan kapasitas total 21.500 liter per detik.
 
Pada 2019, pemerintah masih membangun SPAM tambahan, sebesar 3.173 liter per detik dengan target 24.673 liter per detik. Namun, tidak ada data penambahan pembangunan SPAM sejak Oktober 2019 hingga Januari 2020.
 
Pembangunan SPAM terdiri dari beberapa item kegiatan berupa sumber air baku dari sumur bor dengan kapasitas lima liter per detik dengan alokasi 3,5 liter per detik untuk sanitasi dan 1,5 liter per detik untuk pengolahan air.
 
SPAM tersebut dilengkapi dengan Instalasi Pengelolahan Air Ultra Filtration (UF) berkapasitas 1,5 liter per detik sehingga menghasilkan air siap minum, peralatan laboratorium dan bangunan operasi.
 
Serupa, pembangunan jaringan irigasi juga melanjutkan progres di tahun sebelumnya yang baru mencapai 865.389 hektare (ha). Dari jumlah itu, pemerintah masih harus penambah pembangunan seluas 139.410 ha demi mencapai 1.004.799 ha. Adapun rehabilitasi jaringan irigasi berhasil melampaui target tiga juta ha, yakni seluas 3.021.105 ha.
 
Pengamat infrastruktur Indef Ahmad Heri Firdaus menilai belum ada gebrakan pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi di 100 hari pertama. Pemerintah disebut hanya melanjutkan proyek yang belum tuntas seperti infrastruktur pelayanan dasar.
 
Bahkan rencana Jokowi menambah infrastruktur pendukung dalam membangun konektivitas pariwisata dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga belum tampak.
 
Pemerintah masih disibukkan dengan menggodok omnibus law demi mempermudah daya saing dan iklim investasi. Padahal pembangunan infrastruktur cukup penting untuk mendongkrak lapangan kerja baru dan mengakselerasi nilai tambah ke perekonomian rakyat.
 
"Betul, jadi yang memang belum selesai diselesaikan supaya tidak timbul proyek mangkrak, rata-rata proyek baru engga ada," terangnya saat dihubungi Medcom.id di Jakarta, Jumat, 24 Januari 2020.
 
Sementara itu, laporan Global Competitiveness Report 2018 dari World Economic Forum mencatat infrastruktur Indonesia mendapatkan nilai 67 dari 100. Indonesia berada di peringkat 71 dari 140 negara atau di bawah India, Thailand, Malaysia, Tiongkok, dan Singapura.
 
Kinerja buruk terutama pada indikator seperti konektivitas jalan, kualitas jalan, kepadatan kereta api, dan konektivitas pengiriman via kapal.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif