CEO Whitesky Denon Prawiraatmadja (FOTO: Whitesky)
CEO Whitesky Denon Prawiraatmadja (FOTO: Whitesky)

Whitesky Komitmen Majukan Industri Helikopter di Indonesia

Ekonomi helikopter
05 Juli 2019 10:23
Jakarta: PT Whitesky Aviation sebagai perusahaan operator helikopter terus berbenah dan berkembang. Dari sisi bisnis, Whitesky bisa disebut sebagai perusahaan helikopter pertama yang khusus menyediakan penyewaan armada secara retail. Bahkan masyarakat secara umum bisa menggunakan helikopter milik Whitesky.
 
Helicity. Demikian nama layanan helikopter retail yang diluncurkan Whitesky sejak Desember 2017. Helicity melayani perjalanan masyarakat untuk Jakarta sekitarnya dan juga ke Bandung, Jawa Barat. Keberadaannya menjadi pelengkap moda transportasi perkotaan yang sudah ada.
 
Selain itu Whitesky terlibat dalam mempromosikan pariwisata Indonesia melalui co-branding partnership dengan Kementerian Pariwisata. Terbaru, Whitesky merampungkan pembangunan tahap pertama bandara komersial khusus helikopter (heliport) pertama di Indonesia yang berlokasi di Jalan Perimeter Selatan, Neglasari kawasan Bandara Internasional Soekarno–Hatta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ini adalah kerja sama antara Whitesky Aviation dengan Angkasa Pura (AP) II. CEO Whitesky Denon Prawiraatmadjamenuturkan bandara khusus helikopter ini akan menempati lahan sekitar 2,8 hektare. Pembangunan heliport ini menjadi salah satu pembangunan moda transportasi perkotaan terutama moda transportasi pendukung dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta.
 
"Setelah pembangunan tahap pertama ini rampung, heliport ini sudah bisa dioperasionalkan walau masih dalam tahap uji coba. Secara resmi heliport ini akan beroperasi pada akhir tahun nanti," kata Denon, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat, 5 Juli 2019.
 
Heliport ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Dengan nilai proyek senilai Rp60 miliar, fasilitas yang akan dibangun meliputi sejumlah helipad, shooting point, hanggar khusus helikopter, kawasan kantor, fasilitas beserta personel untuk evakuasi medis dan lain sebagainya.
 
Karena kinerjanya itu, Whitesky Aviation akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Amerika Serikat (AS). Dalam acara peringatan Hari Kemerdekaan AS yang digelar di Kedutaan Besar AS, Whitesky diundang untuk lebih mengenali dan membuka peluang baru guna bekerja sama dengan berbagai perusahaan asal AS termasuk Bell Helicopter.
 
Menanggapi undangan yang juga dalam rangka merayakan 70 tahun hubungan Indonesia-AS, Denon mengatakan, pihaknya menghargai perhatian Pemerintah AS terhadap Whitesky. Dia pun berharap dukungan tersebut bisa dikonkretkan melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan asal AS terutama Bell Helicopter untuk mengembangkan bisnis helikopter di Indonesia.
 
Sebagai catatan, Whitesky Aviation merupakan perusahaan Indonesia pertama yang menggunakan helikopter Bell 505 di Asia Tenggara. "Kami berharap mendapat banyak dukungan dari beberapa manufaktur untuk mendukung dan memajukan industri helikopter di Indonesia," pungkas Denon.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif