NEWSTICKER
Ralali genjot pemberdayaan UMKM. Foto: dok Ralali.
Ralali genjot pemberdayaan UMKM. Foto: dok Ralali.

Marketplace B2B Genjot Pemberdayaan UMKM

Ekonomi startup umkm
Husen Miftahudin • 21 Februari 2020 14:15
Jakarta: Marketplace business to business (B2B) Ralali.com terus mengembangkan ekosistem yang berfokus pada kemajuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan menghadirkan Ralali Partner. Sistem ini dapat dimanfaatkan sebagai pusat edukasi dan pengembangan komunitas Big Agent.
 
"Ralali Partner untuk mengembangkan Big Agent dan meningkatkan kualitas para Sobat Agent yang tergabung di dalamnya. Sehingga Big Agent secara maksimal dapat terus menjadi solusi yang memudahkan UMKM mengembangkan usahanya," kata Chief Executive Officer Ralali.com, Joseph Aditya dalam keterangan tertulis, Jumat, 21 Februari 2020.
 
Ralali mengembangkan mitra business innovation group agent (mitra BIG Agent) menjadi Ralali Partner. Mitra Big Agent sebelumnya hanya menjadi mitra Ralali bagi pencari kerja yang terdaftar di Big Agent.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara Ralali Partner memiliki ruang gerak yang lebih luas, yaitu menjadi mitra Ralali untuk pencari kerja di Big Agent sekaligus pengecer produk untuk kebutuhan wirausaha di platform Ralali.
 
"Ada empat fungsi utama Ralali Partner, yaitu hiring untuk mengurangi angka pengangguran, training untuk mengedukasi Sobat Agent sehingga memiliki kualitas yang terstandarisasi, monitoring sehingga kualitas kinerja Sobat Agent terus terpantau, dan supporting Sobat Agent dalam berbagai hal salah satunya dengan adanya database yang lengkap," ungkapnya.
 
Selain keempat fungsi utama tersebut, Ralali Partner juga dimanfaatkan sebagai basecamp para Sobat Agent untuk bertukar pikiran, pengalaman, dan menjadi sarana diskusi antar-Sobat Agent.
 
Joseph berharap Ralali Partner bisa menjadi inovasi yang berdampak positif pada ekonomi digital dengan cara menghubungkan pelaku UMKM dengan pasar dan tenaga kerja terampil.
 
Sebab, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya kenaikan jumlah angkatan angkatan kerja sebesar 2,24 juta orang pada Februari 2018 menjadi 136,18 juta orang di Februari 2019. Sejalan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat sebesar 0,12 persen.
 
"Ralali Partner juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap kenaikan TPAK di Indonesia. Sebagai perwakilan Big Agent di luar Jakarta, Ralali Partner akan hadir di 20 kota di Indonesia pada 2020," tutup Joseph.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif