"Hitungan saya sampai Juli enggak ada masalah Insyaallah dengan masa panen beberapa saat lagi, kita memang enggak perlu impor," kata dia di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa, 27 November 2018.
Dirinya menambahkan penyerapan beras oleh Bulog awal tahun depan akan mencapai tiga hingga empat juta ton. Pasalnya panen raya akan dimulai pada Maret, April, dan Mei, sehingga sampai Juli dipastikan stoknya aman tanpa perlu impor.
Untuk saat ini, Bulog mampu menekan kenaikan harga beras dengan operasi pasar yang dilakukan. Sejauh ini ada 7.100 ton beras yang telah digelontorkan oleh Bulog untuk operasi pasar di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).
Bulog juga telah menyalurkan sebanyak 400 ribu ton beras untuk operasi pasar secara nasional sejak Januari tahun ini. Operasi pasar dilakukan sesuai penugasan dari pemerintah kepada Bulog untuk mengendalikan harga beras.
"Ya sekarang kan sudah mulai turun harga beras kita juga sudah melakukan intervensi di pasar-pasar termasuk di Pasar Induk Cipinang ya. Di Cipinang hari ini beras medium Rp9.225 (per liter)," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News