Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (tengah) menghadiri prosesi pelepasan ekspor produk Mayora - - Foto: Medcom.id/ Ilham Wibowo
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (tengah) menghadiri prosesi pelepasan ekspor produk Mayora - - Foto: Medcom.id/ Ilham Wibowo

Mayora Targetkan Ekspor 2.000 Kontainer ke Rusia

Ekonomi ekspor ekspor-impor mayora indah
Ilham wibowo • 06 Februari 2019 12:37
Jakarta: Perusahaan bidang consumer goods, Mayora Group, terus melanjutkan pengembangan bisnis di pasar internasional. Peningkatan ekspor kini ditargetkan untuk bisa terus tumbuh.
 
Presiden Direktur Mayora Group Andre Atmadja mengatakan produknya kini telah beredar dilebih dari 100 negara. Khusus pasar Rusia, total ekspor produk pada 2018 mencapai 1.000 kontainer atau tumbuh 30 persen dibanding 2017.
 
Mayora pun menargetkan nilai ekspor berlipat ganda pada 2019. Inovasi produk bakal dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat Rusia. "Pada 2019 kami targetkan ekspor ke Rusia hingga 2.000 kontainer dengan nilai USD40 juta," ujar Andre di Kantor Pusat Mayora Group, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu, 6 Februari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hadir dalam kesempatan ini Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Dirjen Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Muhammad Anshor. Selain itu, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva juga turut menyaksikan prosesi pelepasan ekspor produk Mayora.
 
Menurut Andre bukanlah hal yang mudah untuk menembus pasar Rusia. Keberhasilan penjualan produk pun sebelumnya telah melalui riset untuk bisa memahami sasaran konsumen yang dituju.
 
Produk Mayora yang memasuki ekspor perdana kali ini yakni Torabika Cappucino. Produk tersebut sukses menjadi leader market di Rusia untuk kategori kopi instan cappucino.
 
Torabika Cappucino pun menjadi salah satu merek kopi instan cappucino yang sangat diminati masyarakat Rusia utamanya di kalangan anak muda. Tidak hanya di kalangan dewasa, anak remaja di sana sudah mengenal kopi baik instan maupun sekelas kafe.
 
”Rusia merupakan market yang potensial untuk Mayora, karena merupakan salah satu negara yang memiliki populasi penduduk yang tinggi dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang baik. Dan juga tingkat konsumsi kopi yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara lainnya. Target kami tahun ini untuk pasar Rusia dapat tumbuh double digit,” papar Andre.
 
Andre melanjutkan, keberhasilan ini tak luput dari dukungan pemerintah Indonesia dan pemerintah Rusia. Terlebih, dengan adanya misi dagang, perundingan dagang, dukungan dari Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan diplomasi ekonomi yang dilakukan dinilai sangat membantu Mayora dalam meningkatkan pasar ekspor.
 
”Dalam kesempatan ini juga, Mayora akan terus berkomitmen untuk membangun bisnis, baik di Indonesia maupun di pasar ekspor untuk menjadikan Mayora sebagai Global Company dan mampu bersaing secara global," ucapnya.
 
Perusahaan yang berdiri pada 1977 dengan pabrik pertama berlokasi di Tangerang ini telah menjadi perusahaan publik pada 1990. Saat ini Mayora Group memproduksi dan memiliki delapan divisi yang masing-masing menghasilkan produk berbeda namun terintegrasi.
 
”Kami berharap keberhasilan menembus pasar ekspor ke Rusia dapat memberikan inspirasi dan membangkitkan rasa percaya diri, rasa bangga sebagai Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa produk dengan merek dari Indonesia bukanlah produk inferior, namun dapat bersaing di market global bahkan menjadi pemimpin pasar,” pungkasnya.
 

(Des)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif