Ilustrasi gabah. (FOTO: ANTARA/Dedhez Anggara)
Ilustrasi gabah. (FOTO: ANTARA/Dedhez Anggara)

Sulitnya Menjual Gabah

Ekonomi harga gabah
08 April 2017 20:10
medcom.id, Pontianak: Sejumlah petani di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat mengeluhkan sulitnya menjual gabah padi pada musim panen kali ini dan kalau pun ada yang membeli harganya terbilang rendah.
 
"Kita kesulitan menjual gabah padi. Harga yang dibeli pengumpul sangat tidak sesuai, padahal harga kebutuhan pokok semuanya mengalami kenaikan," ucap Syahrial, seorang petani dari Kecamatan Jawai, saat dihubungi Antara, Sabtu 8 April 2017.
 
Syahrial mengatakan harga padi di saat ini Rp4 ribu per kilogram (kg). Dengan harga tersebut katanya, sangat tidak sesuai harapan petani yang ada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kembali, harga padi yang dibeli dari petani saat ini, rasanya tidak layak dan jelas merugikan petani. Padi petani hanya dibeli dengan harga Rp4 ribu, dengan harga seperti itu pun jarang mau membeli," kata dia.
 
Padahal, tambah Syariah, hasil padi merupakan sumber penghasilan petani berasal dari padi yang selanjutnya dijual untuk memenuhui kebutuhan yang lainya.
 
Ia menyebutkan kondisi penurunan harga jual padi sudah menjadi masalah klasik yang selalu saja dialami oleh petani ketika panen tiba. Menurutnya, pada sisi oleh pemerintah petani diminta untuk meningkatkan hasil pertanian dengan berbagai program.
 
Semua program untuk peningkatan produksi pertanian, semuanya dilaksanakan oleh petani. Seperti program Hazton misalnya, juga telah diterapkan oleh petani.
 
"Namun ketika produksi sudah melimpah, harga padi yang dibeli dari petani sangat tidak sesuai dengan biaya produksi. Dengan kondisi yang ada kita mengharapkan kehadiran pemerintah, dalam memberikan solusi atas masalah yang dihadapi oleh petani," pungkasnya.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif