Presiden Joko Widodo. (FOTO: AFP)
Presiden Joko Widodo. (FOTO: AFP)

Dukung Kemajuan Negara, Jokowi Ajak Semua Lembaga Bersinergi

Ekonomi Pidato Kenegaraan 2019 Sidang Tahunan MPR 2019
Angga Bratadharma • 16 Agustus 2019 09:35
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua lembaga negara di Tanah Air untuk membangun sinergi yang kuat. Ajakan itu dinilai penting guna menyelesaikan tugas sejarah yang sudah ada. Bahkan, hal tersebut menjadi penting untuk mencapai sejumlah target seperti mengentaskan kemiskinan dan menekan ketimpangan.
 
"Saya mengajak semua lembaga negara membangun sinergi yang kuat guna menyelesaikan tugas sejarah kita," kata Jokowi dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR Tahun 2019, di Gedung MPR, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.
 
Dalam hal ini, Jokowi meminta ada dukungan atas lompatan kemajuan untuk mengentaskan kemiskinan, menekan ketimpangan, dan membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Bahkan, Jokowi menilai semua pihak perlu bergandengan tangan menghadapi ancaman intoleransi, radikalisme, dan terorisme.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Serta ikut melahirkan lebih banyak lagi SDM-SDM unggul yang membawa kemajuan bangsa," tukas Jokowi.
 
Ia mengatakan segala pencapaian dari lembaga-lembaga negara adalah modal bersama untuk menghadapi tantangan masa depan. Jokowi meminta semua pihak tidak cepat berpuas diri dan perlu saling mengingatkan serta saling membantu. Bahkan, tambahnya, Indonesia tidak boleh alergi terhadap kritik.
 
"Bagaimana pun kerasnya kritik itu, harus diterima sebagai wujud kepedulian agar kita bekerja lebih keras lagi memenuhi harapan rakyat," tutur Jokowi.
 
Lebih lanjut, ia mengungkapkan, dalam negara demokrasi, perbedaan antarindividu, perbedaan antarkelompok, atau bahkan antarlembaga negara adalah keniscayaan. Akan tetapi, dirinya menegaskan perbedaan bukan alasan bagi Indonesia untuk saling membenci dan bukan alasan untuk saling menghancurkan.
 
"Atau bahkan saling meniadakan. Jika perbedaan itu kita kelola dalam satu visi besar yang sama, maka akan menjadi kekuatan yang dinamis. Kekuatan untuk mencapai Indonesia maju," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif