Ilustrasi (MI/ATET DWI PRAMADIA)
Ilustrasi (MI/ATET DWI PRAMADIA)

Kuartal I-2019, Pendapatan Premi Asuransi Tumbuh 19%

Ekonomi asuransi umum
Eko Nordiansyah • 24 Mei 2019 06:01
Jakarta: Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat pendapatan premi asuransi umum tumbuh sebanyak 19 persen di kuartal I-2019. Premi bruto asuransi umum tercatat Rp19,8 triliun atau naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp16,6 triliun.
 
"Hampir semua lini bisnis mencatatkan pertumbuhan positif pada kuartal I," kata Ketua Bidang Statistik, Riset, Analisa TI dan Aktuaria AAUI Trinita Situmeang, di Kantor AAUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Mei 2019.
 
Penyumbang utama premi datang dari sektor properti sebesar Rp4,66 triliun, kendaraan bermotor Rp4,74 triliun, dan asuransi kargo laut Rp1,18 triliun. Premi sektor properti naik sebanyak 26,3 persen, sedangkan asuransi kargo laut naik tipis 1,3 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian asuransi kendaraan bermotor, aviasi, rekayasa dan tanggung gugat justru mencatatkan pertumbuhan negatif. Untuk kendaraan bermotor turun 1,1 persen, aviasi turun hingga 45,2 persen, rekayasa turun 17,3 persen, dan tanggung gugat turun 10,9 persen.
 
"Penurunan premi kendaraan bermotor terjadi sesuai dengan penjualan kendaraan bermotor yang menurun di kuartal I-2019 dan turunnya kredit kendaraan bermotor di kuartal I-2019 sebesar 2,5 persen," jelas dia.
 
Penjualan kendaraan roda dua pada kuartal I-2019 tercatat 1,76 juta unit tumbuh 20,99 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Kemudian untuk penjualan kendaraan roda empat ini tercatat 315 ribu unit turun 4,61 persen dibandingkan kuartal I-2018.
 
Sementara itu, klaim tercatat sebesar Rp8,4 triliun di kuartal I atau tumbuh 37,9 persen dari kuartal I-2018. Hampir seluruh sektor bisnis mencatat kenaikan klaim pada awal tahun ini, kecuali klaim asuransi tanggung gugat yang justru turun.
 
"Untuk pangsa pasar terbesar masih didominasi bisnis kendaraan bermotor dan harta benda dengan proporsi sebesar 47,6 persen, turun sebesar 3,5 persen dibanding kuartal I tahun lalu," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif