Chief Executive Officer Adira Insurance Julian Noor (FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma)
Chief Executive Officer Adira Insurance Julian Noor (FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma)

Strategi Adira Insurance Menghadapi Digitalisasi

Ekonomi adira insurance
Angga Bratadharma • 04 Juli 2019 16:31
Jakarta: PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) memandang teknologi digital merupakan hal penting untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Adapun perubahan perilaku masyarakat harus diperhatikan dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.
 
Chief Executive Officer Adira Insurance Julian Noor mengatakan di era modern seperti saat ini perkembangan teknologi tidak bisa terelakkan. Hal tersebut bisa terlihat dari bermunculannya penggunaan teknologi untuk transportasi, usaha ritel dan lainnya, termasuk untuk jasa keuangan dan asuransi.
 
Di industri asuransi, lanjut dia, perkembangan teknologi ini tidak terlepas dari keinginan masyarakat yang menginginkan layanan serba praktis. Masyarakat tidak ingin lagi terbebani dengan pengurusan klaim yang berbelit dan pendaftaran premi yang menyita waktu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekarang semuanya ingin praktis sehingga penggunaan teknologi sangat dibutuhkan," kata Julian, di Graha Adira, Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Oleh karena itu, tambahnya, Adira Insurance ingin meningkatkan teknologi digital dengan memberikan experience terbaik bagi pelanggan. Adira Insurance akan melakukan transformasi layanan digital dari mulai hulu hingga hilir, yakni mulai dari informasi dan pembayaran produk, pengajuan klaim, hingga monitoring status pengerjaan klaim.
 
Chief Operation and IT Officer Adira Insurance Donny Gandamana menambahkan untuk menciptakan experience terbaik kepada pelanggan Adira Insurance menyiapkan berbagai strategi. Salah satunya di tahun ini Autocillin Mobile Claim (AMC) ada pengembangan untuk fitur Track Claim. Pelanggan dapat melihat sendiri status pengerjaan kendaraannya secara real time melalui aplikasi AMC.
 
"Jumlah pelanggan yang menggunakan fitur ini terus bertambah," papar Donny.
 
Adapun di 2019, lanjutnya, Adira Insurance sedang terus mengembangkan software untuk monitoring status pengerjaan unit kendaraan. Hingga saat ini, Adira Insurance telah melayani business partner untuk dapat melakukan monitoring status pengerjaan unit kendaraan.
 
"Business partner dapat melihat langsung unit-unit yang sedang dalam pengerjaan klaim. Mereka akan mendapatkan dashboard yang tersambung ke aplikasi monitoring status pengerjaan klaim milik Adira Insurance. Masing-masing unit akan diketahui sudah sampai mana pengerjaannya secara real time. Ini menjadi keunggulan dibandingkan lainnya," ucapnya.
 
Sepanjang 2019 laporan klaim yang masuk menggunakan aplikasi Autocillin Mobile Claim sudah lebih dari 4.000 laporan setiap bulannya atau mencapai lebih dari 95 persen total klaim kendaraan bermotor roda dengan seluruh proses laporan dan follow up menggunakan satu sistem yang juga sudah terintegrasi dengan bengkel rekanan Adira Insurance.
 
"Tiap tahun, usage customer AMC mengalami peningkatan. Tahun ini, mencapai 76 persen atau meningkat dibandingkan dengan pertama kali AMC diluncurkan, 2016, sebesar 17 persen. Ini artinya AMC semakin diterima pelanggan," pungkas Donny.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif