NEWSTICKER
Rapat bersama asosiasi pengguna plastik dan sejumlah pelaku industri di kantor Kemenko Marves. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo
Rapat bersama asosiasi pengguna plastik dan sejumlah pelaku industri di kantor Kemenko Marves. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo

Kemenko Marves Ajak Sektor Swasta Peduli Sampah Plastik

Ekonomi sampah kemenko maritim
Ilham wibowo • 13 Februari 2020 19:01
Jakarta: Kementerian Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) mendorong pihak badan usaha swasta untuk berperan lebih besar dalam menangani sampah plastik, utamanya di laut. Hal ini untuk menjaga laut Indonesia tetep bersih.
 
Plt Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Nani Hendiarti mengatakan pihaknya bakal memperluas Gerakan Indonesia Bersih (GIB) hingga ke wilayah pelosok di Nusantara dengan menggandeng pihak swasta.
 
"Revolusi mental menjadi dasar pondasi yang diinginkan oleh Pak Presiden dan akan diperkuat lima tahun kedepan agar terjadi perubahan perilaku, kami ingin dukungan dari semua pihak," kata Nani saat menggelar rapat bersama asosiasi pengguna plastik dan sejumlah pelaku industri di kantor Kemenko Marves, Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Nani, kampanye GIB sebagai bentuk implementasi Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut. Peraturan ini juga dalam rangka mendukung target pengurangan sampah di laut sebesar 70 persen dan sampah di darat sebesar 30 persen pada 2025.
 
"GIB akan memberikan dampak langsung kepada upaya kita kurangi sampah plastik yang belum terkelola dengan baik, kita punya keterbatasan terutama di level behavior, perilaku kita semua," ungkapnya.
 
Pondasi gerakan nasional peduli sampah ini, lanjut Nani, perlu disadari memiliki nilai yang sangat penting agar terus dilakukan dalam jangka panjang. Inovasi yang dimiliki sektor swasta dalam kampanye mengelola sampah pun sangat diharapkan untuk bisa berkelanjutan terimplementasi.
 
"Harus kita tangani dan kawal bersama pada periode yang lama, tidak bisa hanya lima tahun, 10 tahun tapi lebih dari itu, kami ingin dukungan bersama usung gerakan nasional ini," ungkapnya.
 
Nani menambahkan, Pemeritah sangat terbuka dengan beragam ide untuk merealisasikan target berkurangnya sampah di laut. Seluruh pihak bisa memberikan dampak positif yang besar dengan bergabung melakukan gerakan bersama.
 
"Kebijakan dan peraturan nasional sudah ada, tindakan untuk melawan sampah laut telah diambil dan perlu lebih banyak keterlibatan sektor swasta," kata Nani.

 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif