Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: MTVN/Achmad Zulfikar Fazli)
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: MTVN/Achmad Zulfikar Fazli)

Menko Darmin Nilai Kenaikan Cabai Normal

Achmad Zulfikar Fazli • 10 Februari 2017 13:36
medcom.id, Jakarta: Harga cabai rawit di pasaran pada awal 2017 bergerak melonjak tinggi sekitar Rp150-160 ribu per kilogram (kg). Meski mengalami kenaikan, namun Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai, tingginya harga cabai tersebut terbilang normal atau wajar di tengah musim penghujan saat ini.
 
"Kalau cabai tinggi di musim penghujan normal saja itu," kata Darmin, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Februari 2017.
 
Menurutnya musim penghujan sekarang ini memberi dampak kurang baik bagi para petani cabai. Dalam posisi ini, para petani tidak ditampik sulit berbuat banyak guna menyelamatkan tanaman cabainya dari musim penghujan. Terlebih, bila ada hama yang menyerang tanaman mereka.

Baca: Harga Cabai Mahal, Pedagang Hanya Bisa Jual 2,5 Kg per Hari
 
Karena itu, Darmin tak heran dengan kenaikan cabai. Ia menyebut, kenaikan harga cabai juga terjadi di semua negara pada saat musim penghujan.  "Semua negara begitu. Kamu cek negara lain stabil enggak. Enggak ada yang stabil," ucap dia.
 
Mantan Gubernur Bank Indonesia itu pun menyarankan kepada masyarakat untuk tidak harus menggunakan cabai segar. Menurut dia, masyarakat bisa menggunakan cabai dari hasil pengolahan sederhana agar bisa meringankan pengeluaran.
 
Baca: Pedasnya Harga Cabai Bawa Berkah bagi Petani Bantul
 
"Kita memang harus mulai meyakinkan rumah tangga kita agar tidak harus cabai segar. Bisa pengolahan sederhana yang kemudian dicelupkan di air, dia bisa segar lagi. Kalau impor enggak ada, karena negara lain juga tidak bagus kondisinya," kata dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan