Daya Tarik Merpati Airlines
Diskusi soal Merpati/Medcom.id/Nur Azizah
Jakarta: Mantan Komisaris Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Said Didu sempat kaget mendengar ada investor yang mau berinvestasi di PT MNA. Menurut dia, Investasi di perusahaan penerbangan berisiko besar, terlebih pada perusahaan yang memiliki banyak utang.

Namun, PT MNA tetap memiliki daya tarik. Setidaknya, ada tiga keunggulan PT MNA, yakni kepercayaan, keselamatan, dan penghubung wilayah kecil.

"Tapi kalau ditanya prospek, Merpati punya tiga nilai. Merpati itu dipercaya oleh masyarakat karena memiliki kultur keselamatan yang tinggi," kata Said di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu 17 November 2018.

Baca: Kebangkitan Merpati Cara Negara Memelihara Eksistensi

Merpati diklaim menjadi satu-satunya maskapai yang bisa terbang ke wilayah-wilayah pedalaman atau remote area. Merpati tetap memiliki tempat meski sekarang ada maskapai yang juga menjelajahi rute-rute kecil dengan pesawat ATR.

"Sekarang memang ada yang ke pedalaman tapi paling itu maksimal ATR, ATR tetap masih (beroperasi) di kota. Sedangkan Merpati bisa terbang sampai ke ring outer. Ini yang menjadi keunggulan Merpati," beber dia.

Baca: Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

PT Merpati Nusantara Airline sempat berhenti beroperasi sejak 2014 karena terlilit utang hingga Rp10,7 triliun. Namun, perusahaan pelat merah itu diizinkan terbang lagi setelah PT Intra Asia Corpora menjadi investor.

Kehadiran Intra Asia diharapkan mampu menolong Merpati lepas dari jerat Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang kini tengah dijalani. Perusahaan yang dipimpin Kim Johanes Mulia itu akan mendapat suntikan dana sebesar Rp 6,4 triliun.





(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id