Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (MI/SUSANTO)
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (MI/SUSANTO)

Kreator Penciptaan Merek Nasional Perlu Dikembangkan

Ekonomi industri kreatif ekonomi kreatif
Ilham wibowo • 18 Desember 2018 09:18
Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut kreator produk lokal dan penciptaan merek nasional perlu dikembangkan. Apalagi, kegiatan ekonomi baru di bidang ekonomi kreatif ini telah menjadi fokus perhatian pemerintah.
 
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan munculnya kegiatan ekonomi baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah serta menjaga momentum pertumbuhan dan menciptakan lapangan pekerjaan. Ketahanan ekonomi rumah tangga juga diyakini dapat meningkat.
 
"Diperlukan terobosan dan ide kreatif yang dapat meningkatkan daya saing sehingga produk yang dihasilkan dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, bahkan dapat didorong untuk bersaing dengan produk di luar negeri," kata Enggar, melalui keterangan resminya, di Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya upaya penciptaan aktivitas ekonomi baru dapat dilakukan antara lain melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis ekonomi kreatif. Saat ini, UMKM masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan permodalan, akses pasar, dan masih terbatasnya ketrampilan sumber daya manusia.
 
Industri kreatif di Indonesia pun sangat potensial dan masih dapat dikembangkan. Salah satu potensi yang dapat digali adalah industri kreatif yang terkait dengan kebudayaan dan kearifan lokal yang tersebar di seluruh Indonesia.
 
Modal kebudayaan dan kearifan lokal dapat menjadi sumber kekuatan industri kreatif yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Industri kreatif terbukti memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian. Pada 2017 lalu, tercatat ekonomi kreatif menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp1.000 triliun dan meningkat menjadi Rp1.105 triliun di 2018.
 
Menurut Enggar terdapat tiga subsektor ekonomi kreatif yang menjadi prioritas dan akan terus dikembangkan, yaitu film, musik, dan aplikasi permainan. Selain itu terdapat juga subsektor yang sudah menjadi unggulan karena menyumbang PDB paling tinggi yaitu kuliner, fesyen, dan kriya.
 
Pemerintah akan terus mengembangkan sinergi dan kemitraan antara pelaku usaha dengan pemerintah, pelaku usaha besar dengan pelaku usaha kecil menengah, termasuk pengusaha pemula dan pengusaha di daerah untuk mendorong pengembangan ekonomi digital.
 
"Dibutuhkan peran serta dan dukungan setiap elemen untuk terus mendukung pelaku UMKM dalam meraih peluang pemasaran yang lebih besar dan bersaing di industri niaga elektronik, terutama dari perusahaan di Indonesia," ujarnya.
 
Enggar menyebut gerakan independen pemberdayaan kreator lokal dibutuhkan untuk mencari, mengedukasi, menginspirasi, dan memberikan panggung luring dan daring bagi para kreator Indonesia. Kegiatan Maker Fest 2018 di Jakarta, misalnya, punya tujuan untuk menumbuhkan industri kreatif lokal dalam merealisasikan dan mengembangkan ide usaha kreatif
 
"Pemerintah mengapresiasi penyelenggaraan Maker Fest 2018 sebagai ajang menjaring kreator lokal yang menghasilkan karya berkualitas dan mengembangkan merek nasional," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif