Menteri Perindustrian Saleh Husin. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf
Menteri Perindustrian Saleh Husin. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

Menperin: Tegas Soal Pembajakan, Industri Musik Indonesia Bakal Maju

Husen Miftahudin • 18 Mei 2015 18:17
medcom.id, Jakarta: Kreativitas para pemusik Tanah Air telah diakui dunia. Karya penyanyi dan pencipta lagu merambah hingga negara tetangga dan dunia internasional, selain itu mampu menghidupkan industri hiburan serta menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.
 
Sayangnya, pembajakan yang merajalela membuat pelaku industri ini murung. Pendapatan yang seharusnya merupakan bentuk penghargaan bagi mereka justru mengalir ke kantong para pembajak.
 
Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengungkapkan hal itu usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima pengurus Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri) dan Persatuan Artis Penyanyi dan Pencipta Lagu RI (PAPRI) di Istana Negara, Jakarta.

"Ketika rekan-rekan pemusik dan pelaku industri rekaman konsisten terus berkarya, industri musik kita seharusnya maju dan mampu menghidupi kerja-kerja kreatif itu. Untuk mewujudkannya, kita harus berani dan bisa basmi pembajakan," kata Saleh melalui keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2015).
 
Dia menilai, para pemusik dan pengusaha rekaman telah berjuang mensosialisasikan perihal pembajakan dan mendesak pemerintah bertindak tegas dan keras. Menurut Saleh, industri musik nasional telah menjadi tumpuan hidup puluhan hingga ratusan perusahaan rekaman dan ribuan pemusik.
 
"Jika mereka terus berkreasi di tengah maraknya pembajakan, ya jangan membuat pembajakan lantas dibiarkan. Seolah-olah pembajakan tidak berdampak bagi para pemusik. Harus diperangi," pungkas Saleh.
 
Dia menegaskan hal itu menyambung pernyataan Presiden Jokowi yang menegaskan bahwa aksi pembajakan hak cipta musik yang sudah berlangsung puluhan tahun jangan dianggap hal biasa. Untuk itu Presiden memerintahkan kepada Kapolri untuk menangkap dan menutup industri pembajak agar sektor tersebut dapat tumbuh sehat dan pesat.
 
"Saya perintahkan Kapolri mengatasi masalah ini dengan serius. Kalau pembajakannya berlangsung terus-menerus, mestinya penegakan hukumnya juga terus menerus," cetus Jokowi.
 
Presiden Jokowi mengemukakan, selama puluhan tahun praktik pembajakan berlangsung di depan mata, tanpa ada niat serius untuk menindaknya. "Kita tahu siapa orang dibalik industri pembajakan, siapa backingnya. Jangan tangkapi pedagang kaki lima pinggir jalan, mereka kan hanya penggembira. Tutup langsung industri besarnya," kata Jokowi.
 
Dengan gencarnya upaya pemberantasan pembajakan, Presiden meyakini  pertumbuhan industri kreatif akan melonjak karena menghasilkan karya berkualitas dan hak cipta dihargai dan dilindungi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WID)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan