CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman. (FOTO: MTVN/Angga Bratadharma)
CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman. (FOTO: MTVN/Angga Bratadharma)

Generali Indonesia Bidik Penetrasi Asuransi Lewat Gemilang

Angga Bratadharma • 23 Februari 2016 12:26
medcom.id, Jakarta: PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali) meluncurkan produk asuransi unit link bernama Gemilang, dalam rangka memberikan perlindungan yang lengkap bagi masyarakat Indonesia. Peluncuran ini sejalan dengan upaya meningkatkan angka penetrasi asuransi di Tanah Air.
 
CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman mengatakan, Gemilang adalah produk unit link yang ditujukan untuk pasar aspiring, yang mencapai total 65,4 juta orang di Indonesia. Gemilang ditujukan untuk memberikan perlindungan jangka panjang kepada masyarakat, utamanya bagi mereka yang belum memiliki asuransi.
 
"Dengan Gemilang, keluarga muda dan pekerja muda mendapatkan manfaat meninggal dunia dan akhir pertanggungan. Selain itu, ada juga manfaat asuransi tambahan untuk risiko kematian karena kecelakaan dan perlindungan atas penyakit kritis," kata Edy, di Jakarta, Selasa (23/2/2016).

Edy tidak menampik penetrasi asuransi di Indonesia masih sangat rendah dan jauh ketinggalan dibandingkan dengan negara tetangga. Hal ini tidak sebanding dengan jumlah penduduknya. Gemilang adalah produk yang diluncurkan untuk berupaya meningkatkan tingkat penetrasi yang masih perlu diangkat itu.
 
"Gemilang diluncurkan untuk memperkenalkan asuransi ke masyarakat Indonesia. Diharapkan, dengan Gemilang ini masyarakat dapat terlindungi dari risiko finansial dan kesadaran masyarakat semakin meningkat," tuturnya.
 
Guna mengoptimalkan tingkat penetrasi asuransi di Tanah Air bisa meningkat, Generali Indonesia tengah menyiapkan sebuah aplikasi digital untuk kemudahan pelayanan agar produk Gemilang bisa membawa perubahan mengenai pentingnya proteksi jiwa di Indonesia.
 
"Nasabah akan merasa nyaman dalam membeli asuransi tanpa dipersulit prosesnya. Aplikasi digial ini akan menghadirkan pengalaman yang lebih pintar dan sederhana," pungkas Edy.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan