LPS. Dok;MI.
LPS. Dok;MI.

LPS Imbau Bank BUKU III Bijak Salurkan Kredit

Ekonomi bank lps
Nia Deviyana • 10 Januari 2019 23:22
Jakarta: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau perbankan harus bijak dalam menyalurkan kredit, terutama untuk Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) III. Hal ini berkaitan dengan likuiditas yang cukup ketat pada tahun ini.
 
Ada empat kategori bank dari BUKU I hingga BUKU IV. Berdasarkan permodalan, Bank dengan kategori BUKU III adalah Bank dengan modal Inti paling sedikit sebesar Rp5 triliun sampai dengan kurang dari Rp30 triliun. Kegiatan usaha yang dilakukan Bank BUKU III sama dengan Bank BUKU IV. Perbedaanya hanya pada persoalan modal inti saja yang lebih besar bagi Bank BUKU IV yang modal intinya minimal sebesar Rp30 triliun.
 
"Khususnya untuk BUKU III karena Loan to Deposit Ratio (LDR) sudah lebih dari 100 persen. Padahal, pertumbuhan kreditnya masih double digit dan pertumbuhan dananya di bawah 5 persen," ujar Anggota Dewan Komisioner LPS Destry Damayanti di kawasan SCBD, Kamis, 10 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Destry menyimpulkan, isu utama yang dihadapi perbankan Indonesia bukanlah permodalan yang minim, mengingat CAR yang tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang memadai. Isu utamanya bagaimana Bank BUKU III menggalang likuiditas.
 
"Tantangan ini bisa diperkecil dengan menghambat pertumbuhan kredit atau suku bunga simpanan untuk menggalang dana simpanan," pungkasnya.
 
Destry menambahkan, walau suku bunga naik, perbankan Indonesia masih menunjukkan keadaan sehat dan stabil. Dalam periode November 2017 hingga November 2018, papar dia, CAR stabil di angka 23,3 persen, masih salah satu yang tertinggi di dunia. Sedangkan NIM turun dari 5,1 persen ke 5,0 persen.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif