Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir. Foto: dok Kemenko Perekonomian.
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir. Foto: dok Kemenko Perekonomian.

Penyaluran KUR 2019 Nyaris Capai Target

Ekonomi kur kementerian perekonomian
Desi Angriani • 21 Januari 2020 17:22
Jakarta: Pemerintah merealisasikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2019 sebesar Rp139,51 triliun kepada 4,7 juta debitur. Jumlah tersebut nyaris mencapai target yang sebesar Rp140 triliun.
 
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan realisasi penyaluran KUR 2019 tumbuh 51,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan penyalurannya berpotensi melampaui target lantaran beberapa data belum masuk ke dapur Kemenko Perekonomian.
 
"Penyaluran KUR 2019, sampai dengan 31 Desember 2019 sudah mencapai Rp139,51 triliun. Masih ada data yang belum dihitung," katanya di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iskandar menjelaskan porsi penyaluran KUR di sektor produksi (non perdagangan) sampai dengan 31 Desember 2019 sebesar 51,52 persen. Jumlah itu masih di bawah target sektor produksi 2019 yaitu minimal 60 persen.
 
Sementara pangsa sektor perdagangan masih besar yaitu 48 persen pada Desember 2019 disusul sektor pertanian 26 persen dan jasa 16 persen.
 
"KUR di sektor perdagangan (non produksi) mulai menurun dan KUR di sektor produksi mulai meningkat sejak diberlakukannya target produksi sejak 2017," ungkapnya.
 
Menurut Iskandar penyaluran KUR meningkat pesat sejak era Presiden Jokowi dari sebesar Rp37 triliun pada 2014 menjadi Rp120 triliun pada 2018. Hal ini didorong oleh besarnya subsidi bunga KUR, yakni sebesar 10,5 persen untuk mikro, sebesar 5,5 persen untuk KUR kecil dan 14 persen untuk KUR TKI.
 
"Suku bunga KUR menurun tajam sejak 2015. Pada 2008 masih sebesar 24 persen, turun menjadi 12 persen di 2015 dan hanya tujuh persen pada 2018," tambah dia.
 
Berdasarkan wilayah, penyaluran KUR masih didominasi Pulau Jawa dengan pangsa 54 persen. Disusul Sumatera 20 persen dan Sulawesi 10 persen.
 
Adapun total realisasi penyaluran KUR dari Agustus 2015 sampai 31 Desember 2019 sebesar Rp472,77 triliun dengan outstanding Rp153 triliun. Jumlah tersebut disalurkan kepada 18,6 juta debitur dengan rasio kredit macet (non performing loan/NPL) hanya 1,10 persen.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif