Illustrasi - - Dok : AFP
Illustrasi - - Dok : AFP

Indonesia-Belanda Dorong Ekspor Dekorasi Rumah ke Eropa

Ekonomi indonesia-belanda ekspor-impor
Ilham wibowo • 26 Juli 2019 17:45
Den Haag: Indonesia dan Belanda sepakat mendorong pengembangan ekspor produk dekorasi rumah dari Tanah Air ke pasar Eropa. Upaya ini ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI).
 
Proses kerja sama pun dilakukan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Arlinda dengan manajer tim Centre for the Promotion of Imports from Developing Countries (CBI)
Liesbeth Aben di Den Haag, Belanda. Produk dari pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia akan mendapat prioritas agar lebih mudah masuk pasar Eropa.
 
"Kerja sama ini bertujuan memperkuat kapasitas Indonesia di sektor produk dekorasi rumah, khususnya untuk meningkatkan daya saing ekspor dan tanggung jawab sosial," ujar Arlinda melalui keterangan tertulis, Jumat, 26 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Program kerja sama Kemendag dengan CBI ini akan menyeleksi perusahaan yang telah mendaftar melalui sistem audit yang ketat. Perusahaan yang terpilih akan menjalani program pembinaan ekspor yang meliputi bimbingan teknis dan pelatihan, program-program pelatihan terkait pemahaman pasar Eropa, serta pengembangan kinerja tanggung jawab sosial.
 
Selanjutnya, proses seleksi akan fokus kepada peningkatan strategi penetrasi pasar bagi UKM untuk dapat memasuki pasar Eropa. Pada tahap ini, UKM akan difasilitasi untuk mengikuti berbagai kegiatan pemasaran seperti partisipasi pada pameran, misi dagang bisnis ke bisnis atau pemasaran daring.
 
“Pelaku UKM kita khususnya dari sektor dekorasi rumah akan mendapat kesempatan untuk dibina secara langsung dari tenaga ahli CBI Belanda. Hal ini tentu sangat menguntungkan karena bisa mendapatkan informasi lengkap dan terkini dari perspektif pembeli,” papar Arlinda.
 
Pendaftaran program pembinaan saat ini telah dibuka dan akan ditutup pada 31 Agustus 2019. Kriteria yang ditentukan bagi perusahaan yang akan mengikuti program ini yaitu UKM Indonesia dengan fokus produk dekorasi rumah berbahan kayu, rotan dan serat alami lainnya, merupakan perusahaan siap ekspor, memiliki saham minimal 51 persen, memiliki karyawan sebanyak 5-500 orang, serta telah memiliki program tanggung jawab sosial perusahaan yang dapat dikembangkan.
 
“Kemendag dan CBI telah menjadi mitra kerja yang sangat baik untuk program pengembangan ekspor di Indonesia. Melalui program sebelumnya, kami mendapat testimoni dari para perusahaan binaan yang menyatakan manfaat besar yang diperoleh setelah mengikuti program pelatihan ekspor dari CBI," kata Arlinda.
 
Kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang akan dilakukan di Trade Expo Indonesia ke-34 di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai, Banten. Pada kesempatan tersebut, pihak CBI juga akan membawa serta pembeli dan ahli di sektor dekorasi rumah untuk datang dan bertemu langsung dengan para pelaku ekspor dekorasi rumah Indonesia.
 
Produk dekorasi rumah Indonesia dinilai masih berpeluang besar di pasar Eropa. Total ekspor sektor ini ke kawasan Eropa mencapai USD 502,9 juta pada 2018. Belanda menempati peringkat pertama sebagai pasar terbesar produk dekorasi rumah dengan pangsa pasar sebesar 21,70 persen dengan tren yang terus meningkat yaitu tercatat sebesar 3,4 persen dalam 5 tahun terakhir.
 
Selanjutnya, pasar terbesar kedua dan ketiga produk dekorasi rumah Indonesia adalah Inggris dan Jerman dengan pangsa pasar masing-masing 15,36 persen dan 14,96 persen.
 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif