Menaker M Hanif Dhakir pada acara halalbihalal bersama Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) yang diselenggarakan di Jakarta, Sabtu, 6 Juli 2019 (Foto:Dok.Kemenaker)
Menaker M Hanif Dhakir pada acara halalbihalal bersama Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) yang diselenggarakan di Jakarta, Sabtu, 6 Juli 2019 (Foto:Dok.Kemenaker)

Praktisi SDM Diharapkan Dukung Program Pembangunan

Ekonomi berita kemenaker
Gervin Nathaniel Purba • 06 Juli 2019 16:59
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri mengajak para praktisi sumber daya manusia (SDM) agar mendukung progam pembangunan SDM yang menjadi prioritas pemerintah pada 2019.
 
Para praktisi SDM memiliki tugas mengelola dan mengembangkan SDM agar menjadi garda terdepan dalam mendukung pembangunan SDM di Indonesia.
 
"Praktisi SDM memiliki tantangan yang cukup berat dalam tren perkembangannya, saat ini. Salah satunya, kemampuan praktisi SDM ini untuk terus mencetak tenaga profesional di Indonesia dengan jumlah yang banyak dan merata," ujar Hanif, dalam sambutannya pada acara halalbihalal bersama Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) yang diselenggarakan di Jakarta, Sabtu, 6 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk diketahui, GNIK merupakan sebuah organisasi dengan anggota para praktisi SDM di berbagai perusahaan di Indonesia.
 
Hanif menyampaikan bahwa pentingnya peran praktisi SDM dalam mengatasi masalah ketidaksesuaian ketenagakerjaan di Indonesia, salah satunya terkait dengan relevansi input SDM dengan permintaan di pasar kerja.
 
Selain itu, pembangunan SDM juga harus menjadi tumpuan bangsa Indonesia untuk maju, berkembang, dan menjadi negara makmur dan berkeadilan.
 
"Dalam pembangunan SDM, kita juga mendorong agar investasi SDM menjadi kunci agar Indonesia dapat berkembang dengan pesat dan mampu bersaing di tingkat global," ujarnya.
 
Dalam kesempatan ini, Hanif memberikan apresiasi dan mendukung penuh GNIK yang telah menempatkan praktisinya ke daerah-daerah, terutama daerah yang perkembangan industrinya sedang berkembang.
 
"Saya juga ingin mendorong kepada para praktisi ini agar memperhatikan kualitas SDM, terutama pada sektor pertanian atau agrobisnis. Diharapkan, ekonomi pedesaan dan keluarga bisa meningkat," kata Hanif.
 
Hanif juga menginginkan kepada dunia usaha agar dalam proses perekrutan tenaga kerja, tidak hanya melihat dari sektor pendidikan formal, melainkan juga syarat kompetensi yang diperlukan.
 
SDM dan dunia usaha harus berjalan secara berimbang dan saling mendukung. Apalagi pada era yang berubah dengan sangat cepat seperti saat ini, SDM harus disiapkan secara matang untuk menghadapi perubahan.
 
"Inovasi sangat penting dilakukan oleh pekerja maupun pengusaha. Kita juga dorong partisipasi dunia usaha untuk menyiapkan SDM yang siap mengikuti perkembangan dan perubahan zaman," kata Hanif.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif