Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

LinkAja Beri Kemudahan Bayar Tol Tanpa Hentikan Mobil

Ekonomi LinkAja
Suci Sedya Utami • 05 Juli 2019 07:01
Jakarta: Pemain baru dalam layanan keuangan digital, LinkAja berkolaborasi dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk menawarkan kemudahan bagi para pengendara mobil yang menggunakan jalan tol untuk lebih cepat dalam bertransaksi di gerbang tol.
 
Chief Marketing Officer LinkAja Edward Kilian Suwignyo menjelaskan dengan menggunakan aplikasi LinkAja para pengguna jalan tol tidak perlu menghentikan mobil ketika ingin membayar biaya tol. Pengguna tol bisa langsung melewati gerbang tol secara langsung tanpa harus melakukan tap melalui kartu seperti saat ini.
 
Pria yang akrab disapa Kiki ini menjelaskan LinkAja menggunakan teknologi membaca gelombang elektromagnetik yang disebut dengan Radio Frequency Identification (RFID). RFID ini berbentuk stiker yang terkoneksi dengan LinkAja dan ditempelkan di kaca lampu mobil untuk dibaca oleh alat di gerbang tol.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ketika RFID terbaca dalam kecepatan 30 km per jam mereka bisa melewati gerbang tol, maka pintu gardu akan terbuka otomatis," kata Kikim di LinkAja Hedquarters, Energy Building, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Kiki mengatakan layanan ini menyelesaikan permasalahan masyarakat ketika membayar tol. Sebab meskipun telah menggunakan kartu dan tidak lagi ada uang tunai ketika membayar tol, namun terkadang saldo, misalnya, tidak mencukupi dan alasan lainnya sehingga membuat harus tetap mengantre di gerbang tol.
 
"Masalah paling besar masuk tol itu antre bayar tol. Baik tunai maupun bentuk kartu dan segala macam tetap orang berhenti buka jendela, kartu tempel. Kalau kartunya jatuh turun dulu ambil kartu, atau saldo enggak ada akhirnya pinjam ke mobil belakang. Jadi enggak selesai-selesai. Berbagai macam hal itu sebetulnya bisa dibikin jauh lebih mudah," tutur Kiki.
 
Adapun untuk tahap pertama, penggunaan layanan LinkAja untuk membayar tol masih dalam tahap uji coba oleh Jasa Marga di 20 gerbang tol. Dalam tahap uji coba ini, Kiki bilang, aplikasi yang digunakan untuk menerobos palang gerbang tol yakni bernama Flow, sedangkan LinkAja saat ini masih sebatas menjadi sumber dana dari aplikasi tersebut.
 
Di aplikasi Flow, pengguna jalan tol bisa mendaftarkan nomor RFID. Kemudian mengisi saldo aplikasi Flow dengan layanan LinkAja. Atau dengan kata lain saldo LinkAja dikonversi menjadi saldo di aplikasi Flow.
 
Namun kedepannya baik saldo maupun nomor RFID akan menjadi satu terkoneksi di dalam aplikasi LinkAja. Artinya tidak diperlukan lagi untuk membuka dan mengkonversi saldo ke aplikasi Flow.
 
Chief Technical Officer LinkAja Arman Hazairin mengatakan hal itu akan sangat tergantung dari produk atau uji coba yang dilakukan oleh Jasa Marga. Apabila uji coba tersebut berhasil dan dinyatakan layak maka akan diintegrasikan dalam satu aplikasi.
 
"Lebih ke kesiapan produknya," jelas Arman, seraya berharap layanan kemudahan ini ditargetkan menyasar 200 gerbang tol di seluruh Indonesia yang dioperasikan oleh Jasa Marga di akhir 2019.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif