Direktur Mastercard Indonesia Tommy Singgih (kanan) bersama Ritel Business Development Division Head OCBC NISP Andreas Kurniawan (kiri) (Foto: dokumentasi OCBC NISP)
Direktur Mastercard Indonesia Tommy Singgih (kanan) bersama Ritel Business Development Division Head OCBC NISP Andreas Kurniawan (kiri) (Foto: dokumentasi OCBC NISP)

Mastercard Catat Penerbitan Kartu Kredit Capai 40% dari 17 Juta

Angga Bratadharma • 01 Maret 2017 19:31
medcom.id, Jakarta: Mastercard Indonesia mencatat penerbitan kartu kredit yang diterbitkan mencapai angka 40 persen terhadap total data penerbitan kartu kredit dari Bank Indonesia (BI) yang mencapai 17 juta kartu kredit di sepanjang 2016. Sejauh ini, Mastercard terus berupaya mengembangkan inovasi guna memaksimalkan pelayanan.
 
Direktur Mastercard Indonesia Tommy Singgih mengatakan, apabila mengambil data dari BI bahwa penerbitan kartu kredit mencapai 17 juta maka kartu kredit yang diterbitkan Mastercard sudah mencapai angka 40 persen dari total tersebut. Tentu ada harapan agar angka itu bisa terus meningkat.
 
"Kalau untuk memperbesar sampai di angka berapa saya tidak spesifik. Yang penting buat kami adalah jumlah kartu yang terbit itu bisa dimanfaatkan untuk transaksi dan tentu tidak bisa dipaksakan," kata Tommy, ketika ditemui di XXI Lounge, Plaza Senayan, Jakarta, Rabu 1 Maret 2017.

Sedangkan untuk kartu debet, lanjutnya, maka pangsa pasar Mastercard mencapai 60 persen dari total penerbitan karu debet di Indonesia. Berbagai macam upaya diharapkan bisa turut memperbesar angka tersebut dan nantinya memberi efek positif bagi peningkatan kesejahteraan di masa mendatang.
 
"Justru dengan adanya e-commerce maka pertumbuhan bisa pesat dan ada kesempatan untuk mengembangkan hal tersebut. Kalau untuk total transaksi saya tidak ingat angkanya," tuturnya.
 
Di sisi lain, Tommy masih belum memberikan pemaparan secara mendalam mengenai langkah regulator yang melakukan interkoneksi antarbank dan seperti apa dampak bisnisnya. Adapun sekarang ini antara perusahaan switching sudah terdapat interkoneksi dalam rangka memaksimalkan pelayanan kepada nasabah,
 
"Dalam aturan interkoneksi maka untuk ATM sudah terkoneksi. Sedangkan dampaknya ke bisnis belum tahu karena masih menunggu secara aktif implementasinya dan bicara kerja samanya," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan