Tim Metrotvnews.com saat menyambangi jasa penukaran uang di Madiun. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu)
Tim Metrotvnews.com saat menyambangi jasa penukaran uang di Madiun. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu)

Jasa Penukaran Uang Baru di Madiun Raup Untung Puluhan Juta

Ekonomi penukaran uang
Annisa ayu artanti • 25 Juni 2017 11:10
medcom.id, Madiun: Jasa penukaran uang baru menjadi bisnis musiman dikala menjelang Lebaran tiba. Bagaimana tidak, setiap pojok kota pasti terdapat penyedia penukaran uang baru tersebut.
 
Bisnis singkat yang dilakukan selama bulan Ramadan ini ternyata bisa meraup untung jutaan rupiah. Seperti yang ditemukan tim Metrotvnews.com, di kota Madiun, Jawa Timur. Setiap tahun, Sujiman memang sudah menggeluti bisnis ini.
 
Di alun-alun kota Madiun, Ia menjadi satu-satunya penyedia jasa penukaran uang. Setiap harinya ia menawarkan jasa penukaran uang di depan Masjid Agung Madiun. Pecahan uang yang ditawarkan beragam mulai Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, dan Rp2.000. Namun menurutnya yang paling banyak diminati adalah pecahan Rp5.000.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jasa Penukaran Uang Baru di Madiun Raup Untung Puluhan Juta
 
"Ya banyak mbak, ada Rp20.000, Rp10.000, ada Rp5.000, Rp2.000. Paling banyak tukar Rp5.000," kata Sugiman kepada Metrotvnews.com, Madiun, Jawa Timur, Minggu 25 Juni 2017.
 
Ia mengaku sudah menjalankan bisnis ini selama delapan tahun. Modal awal yang dikeluarkan untuk mulai bisnis setiap Ramadan adalah Rp30 juta. Kemudian, untuk biaya jasa yang dipatok kepada konsumen yang menukarkan uang kepadanya adalah seratus ribu setiap seratus lembar.
 
"Modalnya itu pas awal Rp30 juta. Terus kalau tukar, seratusnya nambah sepuluh ribu," ucap dia.
 
Dari bisnis ini, Sugiman juga menuturkan selama bulan Ramadan bisa meraup untung sekitar 10 juta.
 
"Hasil untungnya diputar-putar terus. Biasanya sebulan ini bisa Rp10 juta (untungnya)," pungkas dia.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif