Gelar International Islamic Expo

BNI Syariah Siap Kucurkan Pembiayaan Rp40 Miliar

Husen Miftahudin 12 September 2018 14:51 WIB
bni syariah
BNI Syariah Siap Kucurkan Pembiayaan Rp40 Miliar
Direktur Bisnis Komersial BNI Syariah Dhias Widhiyati. (FOTO: Medcom.id/Husen)
Jakarta: PT Bank BNI Syariah mengelar International Islamic Expo 2018 di Assembly Hall Jakarta Convention Centre (JCC). Acara yang dihelat selama tiga hari, 21-23 September 2018, akan memamerkan berbagai biro perjalanan wisata penyelenggaraan haji dan umrah, hotel, hingga maskapai penerbangan internasional.

Direktur Bisnis Komersial BNI Syariah Dhias Widhiyati mengaku perseroan siap mengucurkan pembiayaan haji dan umrah sebanyak Rp40 miliar. BNI Syariah juga menyediakan pembiayaan tanpa agunan bagi konsumen umrah.

"Kita melayani permohonan dari institusi, misal travel haji umrah dari sisi pembiayaan. Kalau kita lihat dari sisi financing atau landing itu kurang lebih sekitar Rp40 miliar," ujar Dhias dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu, 12 September 2018.

Selain pembiayaan, perseroan juga menargetkan untuk meraup Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp4 miliar. Sebanyak empat gerai disiapkan untuk melayani pembukaan rekening BNI Syariah selama event berlangsung.

"Dari DPK kurang lebih kita targetkan minimal ada 2.000 account baru selama event tiga hari ini. Selama event kurang lebih kita targetkan Rp4 miliar untuk pembukaan (rekening baru)," bebernya.

BNI Syariah juga mengucurkan garansi bank sebagai jaminan kepada nasabah sebanyak Rp10 miliar. Secara total, perseroan membidik total transaksi selama event International Islamic Expo 2018 sekitar Rp50 miliar hingga Rp60 miliar.

"Jadi total (transaksi) dalam event ini kita mau meng-grab sebanyak Rp50 miliar hingga Rp60 miliar," tukasnya.

International Islamic Expo 2018 merupakan gelaran pameran travel haji dan umrah yang diikuti 140 tenat supply chain baik dari dalam maupun luar negeri. Kemudian ada juga 58 perusahaan internasional yang bergerak di bidang haji dan umrah seperti penyedia jasa hotel, transportasi, visa, katering, dan telekomunikasi.

Selain itu, ada pula 25 perusahaan penyelenggara resmi perjalanan umrah dan haji khusus, 35 perusahaan dalam negeri yang bergerak di bidang makanan dan minuman halal, kosmetik dan fashion untuk menunjang Indonesia sebagai tujuan wisata halal dunia. Serta, 22 perwakilan internasional yang terdiri dari maskapai penerbangan, perwakilan negara-negara sahabat dari tujuan wisata halal yang datang dari negara-negara Timur Tengah, Asia Tengah, Eropa, dan Asia.

"Ini adalah pusat informasi kepada costumer untuk memilih travel yang terbaik dan bisa dijadikan sarana untuk keberangkatan mereka dalam berhaji dan umrah. Kami ingin berkontribusi untuk pengembangan halal ekosistem di Indonesia," tutup Dhias.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id