Langkah BRI Syariah Tekan NPF yang Capai 4,92%
Ilustrasi (MI/ANGGA YUNIAR)
Jakarta: PT Bank BRI Syariah (BRIS) Tbk mencatat rasio kredit bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) di posisi 4,92 persen per kuartal I-2018. Guna menekan tingkat NPF yang tinggi itu BRI Syariah siap melakukan sejumlah strategi dengan harapan menyehatkan neraca keuangan.

‎Direktur Utama BRI Syariah Moch Hadi Santoso mengatakan untuk menekan NPF agar berada di tingkat yang sehat maka salah satu yang dilakukan adalah meningkatkan pencadangan dana. Penyehatan tingkat NPF menjadi penting sejalan dengan aturan dari regulator terkait agar tingkat NPF tidak terlalu besar.

‎"Kalau masalah NPF kita sudah petakan untuk itu. Kemudian kita juga sudah membentuk cadangan yang cukup," ungkap Hadi Santoso, ketika ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu, 9 Mei 2018.

Selain itu, tambahnya, pihaknya dari sisi internal telah membentuk badan bernama Special Asset Management guna menekan NPF. "Itu sudah kita bentuk. Badan itu sudah terpetakan. Itu sudah teratasi dan jumlahnya (pencadangan) tidak terlalu banyak untuk serap (NPF)," tegas dia.

Tidak hanya itu, masih kata Hadi, dengan adanya ekspansi maka nantinya meningkatkan jumlah penyaluran pembiayaan yang ujungnya turut menurunkan persentase NPF. Adapun pertumbuhan penyaluran pembiayaan diperkirakan berada di kisaran 15-17 persen di tahun ini.

Lebih lanjut, Hadi mengatakan, BRI Syariah membidik menjadi ‎Bank Umum Kategori Usaha (BUKU) III di sepanjang 2018. Salah satu cara yang dilakukan adalah melalui penawaran umum perdana saham. Dalam hal ini, BRI Syariah telah melepas saham sebanyak-banyaknya 2,62 miliar saham di harga Rp510 per saham.

Adapun dana segar dari hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi sebanyak 80 persen akan digunakan perseroan untuk penyaluran pembiayaan, sedangkan 12,5 persen untuk pengembangan sistem teknologi informasi.

Kemudian, perseroan akan menggunakan sebesar 7,5 persen untuk pengembangan jaringan kantor dengan membuka sejumlah kantor cabang, kantor cabang pembantu, dan kantor kas di sejumlah wilayah Indonesia.‎



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360