NEWSTICKER
Program Representative  Indonesia Cotton Council International (CCI) Dr Anh Dung (Andy) Do - - Foto: Medcom/ Triawati Prihatsari
Program Representative Indonesia Cotton Council International (CCI) Dr Anh Dung (Andy) Do - - Foto: Medcom/ Triawati Prihatsari

Status Negara Maju Tak Pengaruhi Bisnis Tekstil Indonesia-AS

Ekonomi tekstil indonesia-as Negara Berkembang
Triawati Prihatsari • 25 Februari 2020 21:50
Solo: Perubahan status Indonesia menjadi negara maju tidak memengaruhi bisnis tekstil Amerika-Indonesia. Amerika Serikat sebelumnya telah mencabut status Indonesia dari negara berkembang.
 
"Saya kira peralihan status negara tidak akan berpengaruh, Amerika tetap mau menerima barang-barang dari Indonesia. Dan Indonesia sendiri mau membeli Cotton dari USA," ujar Program Representative Indonesia Cotton Council International (CCI) Anh Dung (Andy) Do, di Solo, Jawa Tengah, Selasa, 25 Februari 2020.
 
Ia menjelaskan status negara maju memang membuat Indonesia tak lagi menikmati sejumlah fasilitas dari negara adidaya tersebut. Namun begitu, tidak akan memberikan banyak perubahan bagi Indonesia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hubungan Indonesia dengan Amerika sangat baik di bidang tekstil industri dan cotton, Indonesia tetap bisa menikmati berbagai fasilitas ekspor seperti yang disediakan ketika masih berstatus negara berkembang, tergantung negosiasi antara Jakarta dan Washington," imbuh Andy.
 
Di sisi lain, peran Presiden Joko Widodo juga sangat besar di dunia garmen karena terus mendorong kemajuan industri tersebut. "Ekonomi Amerika sangat baik. Dan banyak orang kaya di Amerika. Kita saling bantu," tegasnya.
 
CCI bersama Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) pun terus berupaya mengedukasi para pelaku industri tekstil di Tanah Air.
 
"Kami selalu berkomitmen untuk meningkatkan perhatian publik akan pentingnya kapas berkualitas tinggi, terutama kapas asal Amerika yang sudah digunakan sebagai material dasar pembuatan bahan dari berbagai merek fashion dunia, termasuk di Indonesia,” tukas Andy.
 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif