Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Kemendag Terus Stabilisasi Harga dan Pasokan Bawang Putih

Ekonomi pangan Impor Bawang Putih
Ilham wibowo • 10 Mei 2019 14:09
Bandung: Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengupayakan stabilisasi harga dan ketersediaan pasokan bawang putih di berbagai daerah. Operasi pasar (OP) akan terus gencar dilakukan.
 
OP bawang putih seperti dilakukan di beberapa pasar di Bandung pada Jumat, 10 Mei 2019. Kemendag diwakili Kepala Badan Pengawas Perdagangan BerjangkaKomoditi (Bappebti) Indrasari Wisnu Wardana menggelar OP di Pasar Kosambi, Pasar Baru, dan Pasar Astana Anyar di Bandung untuk menurunkan harga produk hortikultura tersebut.
 
Pada OP kali ini, Kemendag total menggelontorkan bawang putih sebanyak delapan ton di pasar rakyatBandung. Bawang putih tersebut dijual dengan harga Rp25 ribu per kilogram (kg) dengan minimal pembelian 20 kg.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Melalui OP ini, bawang putih dijual dengan harga Rp25 ribu per kg di tingkat pedagang dan diharapkan sampai ke tingkat konsumen dijual dengan harga Rp30 ribu per kg. Kemendag akan terusmenggelar OP hingga harga bawang putih stabil," ujar Wisnu melalui keterangan tertulis, Jumat, 10 Mei 2019.
 
Kemendag telah berkoordinasi dengan importir bawang putihdan Pemerintah Propinsi untuk terus melaksanakan OP di wilayah yang mengalami kenaikan hargasignifikan dengan harga sekitar Rp20 ribu per kg di tingkat pedagang dan sekitar Rp30 ribu per kg di tingkatkonsumen. Hingga 7 Mei 2019, bawang putih yang telah digelontorkan mencapai 375,8 ton di 13 Propinsi yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Riau, Jambi,Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Lampung, Bengkulu, dan Kalimantan Timur.
 
Saat ini telah diterbitkan surat perintah impor (SPI) kepada delapan importir dengan jumlah rencana impor sebanyak 115.765 ton. Hingga 8 Mei 2019 bawang putih yang masuk ke Indonesia sebanyak 8.265 ton. Bawang putih tersebut selanjutnya akan langsung disalurkan ke jaringan distributor masing-masing importir untuk mempercepat proses distribusi ke pasar rakyat.
 
Sementara itu, untuk menstabilkan harga bawang putih di ritel modern, Kemendag telah
melaksanakan rapat koordinasi bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) di Jakarta. Hasilnya, telah disepakati beberapa hal yaitu Aprindosebagai pemimpin harga di tingkat ritel diminta menyediakan bawang putih dengan harga Rp35 ribu per kg di tingkat konsumen untuk menekan harga bawang putih di pasar serta jumlah bawang putih yang akan disalurkan importir untuk toko swalayan pada Mei dan Juni 2019 masing-masing sebesar 500 ton.
 
Selain itu, di ritel modern harga jual bawang putih honan/sico curah disepakati sebesar Rp35 ribu per kg dan bawang putih kating sebesar Rp40 ribu per kg di gerai anggota Aprindo di seluruh Indonesia. Ketentuan ini berlaku mulai 10 Mei-30 Juni 2019 dan harga jual bawang putih honan/sico di gudang importir sebesar Rp20 ribu per kg.
 

(AHL)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif