Menko Maritim Luhut Pandjaitan. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Menko Maritim Luhut Pandjaitan. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Luhut: Penemuan CVR Lion Air Memperjelas Hasil Investigasi

Ekonomi lion air Lion Air Jatuh
Ilham wibowo • 14 Januari 2019 11:28
Jakarta: Penemuan cockpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP disebut merupakan langkah yang sangat baik. Hasil investigasi jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX 8 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat dinilai bakal lebih jelas dan terang.
 
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku telah mendapat kabar penemuan benda yang paling dicari itu dari tim gabungan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Pencarian sebelumnya dilakukan lantaran CVR merupakan bagian penting dari kotak hitam setelah flight data recorder (DFR).
 
"Upaya luar biasa, kalau dikatakan ini satu langkah bagus walaupun sudah tahu penyebabnya," ujar Luhut di kantornya, Jakarta, Senin, 14 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penemuan CVR ini diketahui penyelam komando pasukan katak (Kopaska) dan Dinas penyelam bawah air (Dislambair) I tidak jauh dari jatuhnya area pesawat. Alat itu masih satu area dengan penemuan FDR yang telah didapatkan pada ‎Kamis, 1 November 2018.
 
Luhut menuturkan penemuan CVR ini akan membuat jelas hasil investigasi. Rekaman suara pilot dan co-pilot pesawat Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkalpinang itu bakal diteliti sebagai bahan kajian yang lebih luas.
 
"Saya pikir akan lebih jelas dengan mendengar suara kokpit," ungkapnya.
 
Pesawat Lion Air JT 610 bernomor registrasi PK-LQP rute Jakarta-Pangkalpinang yang membawa total 181 penumpang dan delapan awak jatuh di perairan Karawang, Senin, 29 Oktober 2018. Sebanyak 125 jenazah korban berhasil diidentifikasi hingga Basarnas menghentikan pencarian korban pada 10 November 2018.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif