Ketua Kadin Rosan Roeslani. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani.
Ketua Kadin Rosan Roeslani. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani.

Omnibus Law Ditargetkan Rampung April 2020

Ekonomi perizinan Omnibus Law
Eko Nordiansyah • 22 November 2019 14:20
Jakarta: Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani menyebutkan pemerintah terus mengebut penyelesaian omnibus law. Sampai akhir tahun ini penyusunan draf omnibus law diharapkan selesai dan bisa diajukan ke DPR.
 
Rosan yang juga menjadi ketua task force untuk omnibus law dari pengusaha menjelaskan, pemerintah ingin aturan ini dibahas di DPR awal tahun depan. Menurutnya, target pembahasan dengan DPR diharapkan bisa rampung dalam waktu empat bulan.
 
"Dibawa ke DPR dan rencananya keinginannya April sudah bisa selesai," kata Rosan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 22 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, task force yang terdiri dari para pengusaha akan membantu pemerintah menyusun draf omnibus law. Setidaknya akan ada tim yang dibentuk dari 11 kluster guna mengidentifikasi masalah berbagai masalah yang akan dimasukkan ke omnibus law.
 
"Setelah itu kami panggil pelaku-pelaku, asosiasi, dapat masukan dari mereka semua sebelum ini dibawa ke DPR. Jadi waktunya cukup singkat, diharapkan Januari sudah rampung semua," jelas dia.
 
Rosan merinci 11 kluster tersebut terdiri dari perizinan tanah, persyaratan investasi, ketenagakerjaan, kemudahan dan perlindungan UMKM, kemudahan berusaha, dukungan riset dan inovasi, administrasi pemerintahan, pengenaan sanksi, pengendalian lahan, kemudahan proyek pemerintah, dan kawasan ekonomi khusus.
 
"Kami akan bentuk tim, weekend ini mulai kerja. Makanya saya pulang akan bentuk tim yang terdiri dari Kadin dan asosiasi lainnya akan kami ajak. Dan ini diperlukan komitmen karena weekend pun kami sepakat untuk kerja karena waktunya sangat mepet," ungkapnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif