Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 resmi ditutup. FOTO: Kementerian Perdagangan
Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 resmi ditutup. FOTO: Kementerian Perdagangan

Trade Expo Indonesia 2019 Bukukan Rp131 Miliar

Ekonomi pertumbuhan ekonomi perdagangan bebas perdagangan kementerian perdagangan ekonomi indonesia
Ilham wibowo • 21 Oktober 2019 08:31
Tangerang: Penutupan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-34 di 2019 membawa kabar gembira lantaran sukses meraup capaian transkasi senilai USD9,30 miliar atau setara Rp131 miliar. Catatan tersebut meningkat 9,6 persen dibandingkan dengan capaian tahun lalu yang sebesar USD8,49 miliar.
 
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Dody Edward. Perolehan tersebut merupakan hasil penghitungan hingga Minggu, 20 Oktober 2019. Transaksi tersebut masih akan terus bertambah, mengingat beberapa pembeli terus melakukan negosiasi dan kunjungan ke produsen.
 
"Kita patut berbangga atas capaian TEI tahun ini," ujar Dody, melalui keterangan tertulisnya, Senin, 21 Oktober 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Capaian selama TEI tersebut, lanjut Dody, terdiri dari transaksi barang/produk, transaksi investasi, dan transaksi jasa. Negara dengan transaksi perdagangan barang tertinggi adalah Mesir, Jepang, Tiongkok, Inggris, dan Amerika Serikat (AS). Produk transaksi terbesar adalah makanan olahan, kertas dan produk kertas, minyak kelapa sawit (CPO), produk pertanian, dan kopi.
 
Sedangkan pada kegiatan penjajakan kerja sama bisnis, terdapat pembeli dari 36 negara yang berpartisipasi, di antaranya Jepang, Meksiko, India, Serbia, dan Malaysia. Untuk jumlah peserta pameran (exhibitor) tercatat sebanyak 1.500 perusahaan yang berpartisipasi.
 
"Jumlah ini meningkat 29,3 persen dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 1.160. Dari jumlah peserta tahun ini, tercatat 295 pelaku usaha dari 34 provinsi di Indonesia mengisi Paviliun Pangan Nusantara," tukasnya.
 
Untuk jumlah pengunjung, juga terjadi peningkatan pada TEI tahun ini dibanding tahun lalu sebesar 15,8 persen. Tahun lalu tercatat sebanyak 33.333 pengunjung, sedangkan tahun ini 38.590 pengunjung. Dari jumlah tersebut, buyers tercatat sebanyak 5.293 orang telah hadir dari 135 negara dan akan terus bertambah hingga pameran berakhir malam hari ini.
 
"Seperti tahun lalu, pada TEI ke-34 tahun ini kembali terlihat aktualisasi sinergitas antarkementerian. Hal ini dibuktikan dengan realisasi melebihi perolehan tahun lalu. Sinergi, koordinasi, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam peningkatan ekspor nasional akan terus kita tingkatkan di masa mendatang," ujar Dody.
 
Dody menegaskan capaian ini tak lepas dari kerja keras segenap perangkat Kementerian Perdagangan, baik di dalam negeri sebagai penggerak ekonomi nasional, maupun para perwakilan perdagangan di luar negeri yang telah melaksanakan diplomasi perdagangan dengan sangat baik.
 
"Para pelaku usaha harus dapat memanfaatkan setiap peluang untuk mempromosikan produk-produk unggulannya ke pasar global. Kementerian Perdagangan dan segenap jajarannya siap membantu para pelaku usaha yang berkontribusi menjaga neraca perdagangan melalui peningkatan ekspor," pungkas Dody.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif