Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Bulog Diminta Percepat Penyerapan Gabah Petani

Ekonomi harga gabah kementerian pertanian bulog
Cindy • 01 April 2019 20:29
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman telah berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk mempercepat penyerapan gabah petani. Sebab harga gabah kering panen (GKP) mengalami penurunan seiring memasuki musim panen raya.
 
"Kami sudah komunikasi dengan Bulog, segera begerak cepat karena produksinya melimpah,” katanya di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Senin, 1 April 2019.
 
Menurutnya Bulog dapat menggunakan skema komersial. Di mana pembelian gabah dan beras dari petani lebih dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) atau di atas fleksibilitas harga 10 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal itu sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2015 tentang kebijakan pengadaan gabah atau beras dan penyaluran beras oleh pemerintah. HPP GKP di tingkat petani yakni Rp3.700 per kilogram (kg). Dengan fleksibilitas harga 10 persen sebesar Rp4.070 per kg.
 
Dia juga menjelaskan kedua instrumen yakni skema komersial dan fleksibilitas harga GKP mampu mengatasi persoalan tersebut.
 
"Artinya tidak ada alasan untuk tidak membeli dengan harga yang menguntungkan petani," ucap Amran.
 
Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2019, harga GKP di petani turun 9,98 persen atau Rp4.604 per kg. Lalu harga gabah kering giling (GKG) di petani turun 5,11 persen atau Rp5.530 per kg.
 
Penurunan harga juga terjadi pada harga beras di tingkat penggilingan. Beras jenis rendah harganya turun 2,15 persen (Rp9.271 kg), medium turun 2,49 persen (Rp9.555 per kg), dan premium turun 1,93 persen (Rp9.815 per kg).
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif