NEWSTICKER
Ilustrasi stasiun MRT. Foto: Antara.
Ilustrasi stasiun MRT. Foto: Antara.

MRT Jakarta Terus Sempurnakan Pelayanan

Ekonomi mrt Proyek MRT
Syah Sabur • 28 Februari 2020 18:04
Jakarta: Selain mengerjakan proyek MRT fase dua mulai Maret 2020, MRT Jakarta terus mengerjakan sejumlah proyek untuk kenyamanan penumpang. Hal itu meliputi pembangunan fisik sarana di sekitar stasiun fase satu dan pembangunan fase dua, mengintegrasikan tiket antarmoda angkutan, mengintegrasikan rute dan layanan serta pengembangan sistem data dan informasi.
 
Direktur Utama MRT Jakarta, William P Sabandarmeyampaikan hal itu kepada sejumlah media, di kantornya, Kamis, 27 Februari 2020.
 
Menurut William, untuk sarana fisik misalnya, tahap 1 di Koridor MRT Lebak Bulus Grab-Bundaran HI, MRT mengoptimalisasikan layanan TransJakarta. Ada juga pembangunan fasilitas pejalan kaki (pedestrian), dan pengembangan jalur sepeda.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya di Lebak Bulus disediakan sarana park and ride dengan kapasitas 157 mobil dan 500 motor. "Tarifnya pun sangat murah, Rp5.000 sekali parkir untuk sedan, minibus maupun jeep. Sedangkan tarif sepeda motor hanya Rp2.000 sekali parkir," ujar William.
 
Sementara itu, sarana park and ride di stasiun Fatmawati bisa menampung 48 mobil dan 100 sepeda motor. Sedangkan fasilitas yang sama di kawasan perkantoran terpadu South Quarter bisa menampung 80 mobil dan 30 sepeda motor.

Memadukan berbagai Transportasi

William juga mengemukakan rencana memadukan layanan berbagai transportasi, seperti MRT, TransJakarta, commuter line, LRT, Railink, dan KA layang bandara. Selain itu, ada juga penyediaan transit plaza di Lebak Bulus. "Di sini para pengemudi ojek online bisa menunggu penumpang dengan nyaman di tempat yang sudah kami sediakan," jelasnya.
 
MRT Jakarta Terus Sempurnakan Pelayanan
Ilustrasi Foto dok MRT.
 
Proyek lainnya adalah mengintegrasikan Stasiun ASEAN dengan TransJakarta, pengintegrasian kereta perkotaan dengan MRT, dan PT KAI serta pengintegrasian MRT dengan TransJakarta di Bundaran Hotel Indonesia. Melihat fenomena bike to work, MRT juga menyediakan sarana penyimpanan sepeda (bike rack) di beberapa stasiun.

Komitmen MRT

William mengatakan semua pekerjaan itu dilakukan guna mewujudkan komitmen MRT, yang berkaitan dengan safety (keselamatan), quality (kualitas layanan), dan security (keamanan). "Dengan menyediakan tempat parkir yang murah dan aman misalnya, kami berharap akan makin banyak warga yang beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum," demikian harapan William.
 
Mengenai integrasi tiket, William menyebutkan dalam waktu dekat akan terjadi integrasi tiket MRT dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Dua moda transportasi massal ini akan memiliki tiket yang sama. "Kami berharap, pengintegrasian tiket antarmoda angkutan ini akan memudahkan para penumpang," katanya.
 
Masih berkaitan dengan pengintegrasian, PT MRT Jakarta melakukan kerja sama dengan PT KAI yang melahirkan badan usaha baru yang bernama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ). Menurut William, langkah ini merupakan sinergi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah. Selanjutnya, PT MRT memiliki saham sedangkan PT KAI memiliki 49 persen saham.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif