Ilustrasi. Foto : MI/Arya Manggala.
Ilustrasi. Foto : MI/Arya Manggala.

Distribusi Barang Lewat Tol Laut Dimonopoli Swasta

Ekonomi tol laut
Desi Angriani • 30 Oktober 2019 18:23
Jakarta: Presiden Joko Widodo menyebut masyarakat di wilayah timur Indonesia tak lagi merasakan penurunan harga barang. Hal ini karena pengiriman barang melalui tol laut dikuasai oleh swasta.
 
"Rute-rute yang ada ini barang-barangnya dikuasai swasta sehingga harga barang ditentukan perusahaan ini," ujar Jokowi memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019.
 
Menurutnya Kementerian BUMN perlu melakukan intervensi agar beberapa trayek tol laut atau rute pengiriman barang dari barat ke timur dapat kompetitif. Banyaknya kompetitor bakal memotong mata rantai penguasaan jalur logistik di ujung Timur Indonesia itu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tolong dikerjakan dan diselesaikan, perlukah intervensi menteri BUMN atau perlu kompetitornya karena tol laut dibangun untuk menurunkan biaya logistik," tegasnya.
 
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengaku akan menindak tegas swasta yang menguasai pengiriman barang melalui tol laut. Pasalnya, masyarakat hanya menikmati inflasi rendah dan penurunan harga sebesar 30 persen dalam waktu singkat.
 
"Belakangan hanya dimonopoli beberapa orang dan akan kita tindak satu persatu," kata Luhut.
 
Adapun program tol laut mulai beroperasi pada November 2015 lalu dengan tiga ruas trayek dari enam yang direncanakan. Sementara 15 trayek sudah beroperasi tahun lalu.
 
Dari jumlah tersebut, tujuh trayek dioperasikan oleh operator swasta melalui proses lelang murni, dan delapan trayek lainnya dioperasikan oleh badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui penugasan.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif