Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Tiket Pesawat Mahal, Volume Kendaraan Lebaran Meningkat

Ekonomi pesawat penerbangan Tarif Tiket Pesawat Mudik Lebaran 2019
Annisa ayu artanti • 21 Mei 2019 09:39
Jakarta: Astra Infra memandang peningkatan trafik kendaraan pada mudik Lebaran 2019 salah satunya disebabkan oleh masih mahalnya tiket transportasi udara. Astra Infra memprediksi peningkatan volume kendaraan melalui jalur darat atau tol akan meningkat 15 hingga 20 persen.
 
"Proyeksi trafik 15 persen sampai 20 persen," kata CEO Toll Road Business Road Kris Ade Sudiyono, di Menara Astra, Jakarta, Senin malam, 20 Mei 2019.
 
Ia menjelaskan ada dua faktor yang menurut Astra menjadi penyebab meningkatkan volume kendaraan saat Lebaran. Pertama, antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap infrastruktur jalan tol yang tersedia. Seperti diketahui, saat ini Pulau Jawa sudah terhubung jalan Tol Trans Jawa mulai dari Merak hingga Banyuwangi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Pulau Sumatera sudah mulai terhubung dengan Tol Trans Sumatera dan tol fungsional. "Masyarakat ingin menikmati, ingin mencoba jalan tol. Itu yang akan meningkat kan trafik," ujar dia.
 
Lalu, kata Kris, yang menjadi penyebab kedua meningkatnya volume kendaraan adalah masih mahalnya transportasi udara. Sebagian besar masyarakat beralih memilih moda transportasi darat untuk menyiasati tiket pesawat yang mahal.
 
"Kemudian, moda transportasi lain tarifnya cukup mahal," tukas dia.
 
Adapun Astra Infra memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-5 dan arus balik akan terjadi pada H+3. Pada H-5 diprediksi volume kendaraan yang melewati jalan tol sebanyak 106.997 dan pada H+3 sebanyak 109.560.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif