Tahun Depan Anggaran Gaji PNS Naik hingga Rp6 Triliun
Illustrasi. MI/PIUS ERLANGGA.
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan gaji pokok bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan dinaikan pada tahun depan. Rencananya alokasi bagi gaji PNS akan naik lima persen atau mencapai Rp6 triliun dari anggaran tahun ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kenaikan gaji PNS telah mempertimbangan berbagai hal. Apalagi selama dua tahun terakhir gaji PNS tidak mengalami kenaikan padahal inflasi naik hingga tiga persen.

"Ya justru karena kemarin enggak naik, makanya besok naik. Dengan pertimbangan inflasi naik sudah tiga persen, sebenarnya sudah erosi yang mereka dapatkan," kata dia dalam konferensi pers di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Agustus 2018.

Dirinya menambahkan, kenaikan juga meliputi tunjangan hari raya (THR), gaji ke-13, dan tunjangan kerja (tukin) bagi PNS. Tukin bagi PNS pemerintah pusat sudah termasuk dalam kenaikan tersebut, sedangkan tukin bagi PNS di daerah sudah ada di Dana Alokasi Khusus (DAU).

"Tahun depan THR dan gaji ke-13 pakai tukin. Daerah termasuk tukin, tapi sesuai dengan kemampaun daerah, artinya tidak sama persis dengan daerahnya. Tapi untuk DAU sudah sudah mempertimbangkan THR dan gaji ke-13," jelas dia.

Sebelumnya dalam pidato RAPBN 2019, Presiden Joko Widodo menyebutkan kenaikan ini diharapkan meningkatkan kualitas dan motivasi birokrasi terus dilakukan agar aparatur negara semakin profesional, bersih, dan terjaga kesejahterannya.

"Untuk itu, selain melanjutkan kebijakan penggajian yang telah dilakukan 2018, pada 2019 pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiunan pokok bagi aparatur negara serta para pensiunan sebesar rata-rata lima persen," ungkapnya.

 



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id