Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo. (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan)
Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo. (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan)

BI Buka Ruang Kembali Naikkan Suku Bunga

Annisa ayu artanti • 24 Agustus 2018 17:44
Jakarta: Bank Indonesia (BI) membuka ruang untuk kembali menaikkan suku bunga lantaran melihat kondisi global masih tetap ada.
 
Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan setiap keputusan untuk menaikkan suku bunga BI telah melakukan banyak pertimbangan.
 
"Tetap ruang itu (menaikkan suku bunga) kita buka, karena tekanannya masih tetap ada," kata Dody di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2018.

Dody juga menjelaskan perhitungan bahwa Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunganya dua kali lagi hingga akhir tahun ini dan dua kali lagi di tahun depan pun juga sudah diperhitungkan BI.
 
"Tetapi bahwa Fed rate naik dua kali lagi dan tahun depan dua kali lagi itu sudah dalam hitungan kita," ujar dia.
 
BI sebelumnya memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI-7 Days Reverse Repo Rate di level 5,50 persen. Langkah ini dilakukan otoritas moneter sebagai upaya untuk mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik.
 
"Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan untuk menaikkan BI-7 Days Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen," kata Gubernur BI Perry Warjiyo.
 
Menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps dilakukan BI demi mengendalikan defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) dalam batas yang aman. Pasalnya, posisi CAD saat ini (kuartal II-2018) sudah mencapai tiga persen dari produk domestik bruto (PDB) atau meningkat dari posisi kuartal I-2018 sebesar 2,2 persen dari PDB.
 
Ke depannya, jelas Perry, otoritas moneter akan terus mencermati perkembangan perekonomian domestik dan global. "Ini untuk memperkuat respons bauran kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," jelas Perry.
 
Menurutnya, kebijakan menaikkan suku bunga acuan didukung penguatan strategi operasi moneter. Tujuannya, agar efektivitas transmisi kebijakan moneter semakin menguat.
 
Selain menaikkan BI-7 Days Reverse Repo Rate di level 5,50 persen, RDG BI pada 14-15 Agustus 2018 juga memutuskan untuk menaikkan suku bunga deposit facility sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen. Juga menaikkan suku bunga lending facility 25 bps menjadi 6,25 persen.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan