medcom.id, Jakarta: Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio mengharapkan Bank Indonesia (BI) bisa menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) dari level 7,5 persen. Padahal sudah ada kepastian mengenai kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 bps.
"Saat suku bunga The Fed masih kisaran nol persen, BI Rate tetap dipertahankan BI sebesar 7,5 persen. Terus terang kami enggak tahu instrumennya apa saja (BI Rate ditahan 7,5 persen)," tegas Tito di Jakarta, Kamis (17/12/2015).
Menurutnya, BI Rate seharusnya sudah diturunkan karena inflasi pun sudah berada pada level 4,89 persen per November 2015 (YoY). Kondisi itu, memberikan jarak antara BI rate dan inflasi sudah terlalu jauh.
"Saya tetap harapkan dengan jarak yang masih tinggi. BI rate bisa turun lagi, karena dampaknya sudah kena, dampak buruknya pun sudah lewat," tutur Tito.
BI akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada hari ini. Salah satu pembahasannya terkait BI rate, apakah level 7,5 persen diturunkan, dinaikan, atau tetap dipertahankan di level yang sama. Level BI rate sendiri 7,5 persen telah ditahan BI sejak Februari 2015.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan