Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok Kemenkeu
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok Kemenkeu

Daerah Boleh Berutang, Sri Mulyani Ingatkan Prinsip Kehati-hatian

Eko Nordiansyah • 26 Maret 2022 13:39
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut pemerintah daerah bisa menggunakan instrumen utang sebagai salah satu sumber pembiayaan. Hal ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).
 
Namun, ada pembatasan maksimal defisit APBD dalam sinergi fiskal nasional demi menekan lonjakan pembiayaan utang daerah. Karena itu, penarikan utang yang dilakukan oleh pemerintah daerah harus dilakukan secara hati-hati.
 
"Oleh karena itu, meskipun kita meng-introduce instrumen utang daerah, kita tetap akan menjaganya secara sangat hati-hati," katanya dilansir dari laman resmi Kemenkeu, Sabtu, 26 Maret 2022.
 
UU HKPD, lanjutnya, mendorong creative and sustainable financing berbasis kerja sama melalui skema sinergi dengan melibatkan pemerintah daerah lainnya, swasta, belanja kementerian/lembaga, maupun BUMN/BUMD. Dengan begitu, creative financing tidak diartikan sebagai pembiayaan berbentuk utang.
 
"Special Mission Vehicle kita, PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) dan PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PT PII) tentu akan mampu untuk terus reaching out untuk bisa sekaligus memperkenalkan, namun juga pada saat yang sama mengedukasi mengenai pinjaman-pinjaman daerah yang prudent," ungkapnya.
 
Meski daerah dapat melakukan pembiayaan kreatif guna mendukung pembangunan, aspek prudentiality masih ditekankan dalam UU HKPD ini. Misalnya, dengan mengatur batasan maksimal kumulatif pinjaman daerah dan batas maksimal defisit APBN yang dimasukkan sebagai bagian pengendalian dalam sinergi fiskal nasional.
 
"Salah satunya jika daerah mau meminjam melebihi periodenya, hanya boleh dilakukan apabila mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Bappenas," pungkas dia.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif